Kebakaran Hebat Dekat Keraton Matan Ketapang: Rumah dan Truk Hangus, Warga Dengar Ledakan Berulang
Dhita Mutiasari June 26, 2026 08:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah dan gudang di Jalan Sunan Gunung Jati, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis 25 Juni 2026 malam.

Lokasi kebakaran yang berada tidak jauh dari kawasan Keraton Matan Tanjungpura membuat warga sekitar panik.

Kobaran api terlihat membesar dengan cepat dan disertai beberapa kali suara dentuman ledakan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Pontianak di lokasi kejadian, kebakaran menghanguskan satu unit rumah, satu gudang berisi barang-barang bekas, satu unit mobil truk, serta dua unit sepeda motor.

• Ini Dugaan Sementara Penyebab Kebakaran Rumah Mewah di Belakang Masjid Mujahidin Pontianak

BBM Diduga Membuat Api Cepat Membesar

Warga menyebut di lokasi tersebut terdapat bahan bakar minyak (BBM) yang disimpan menggunakan jeriken dan drum.

Banyaknya BBM yang berada di lokasi diduga membuat api dengan cepat membesar saat kebakaran terjadi.

Seorang warga, Ujang, mengatakan kebakaran terjadi tidak lama setelah waktu salat Isya.

"Kebakaran habis Isya, masih awal bah. Api cepat karena minyak pun banyak," ujarnya.

Ia mengaku sempat mendengar beberapa kali suara ledakan dari area kebakaran.

"Banyak minyak, tadi ada yang meledak-ledak itu kan minyak," katanya.

Dugaan Api Berasal dari Mobil Truk

Berdasarkan informasi yang didengarnya, api diduga bermula dari area mobil truk yang terparkir di samping kiri rumah.

Kobaran api kemudian menyambar BBM yang berada di lokasi sehingga kebakaran semakin sulit dikendalikan.

"Katenye sih api dari mobil truck itu, pas kenak minyak meledak bah, lagi ngisi konslet mungkin, jadi api cepat nyebar," ucap Ujang.

Meski demikian, dugaan tersebut masih sebatas informasi dari warga dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Warga Kaget Mendengar Teriakan dan Ledakan

Ujang mengaku mengetahui peristiwa itu setelah mendengar teriakan warga yang lebih dulu melihat api.

"Saye lagi santai, tibe-tibe dengar orang teriak-teriak, saye kaget. Pas liat kesini api udah tinggi dah," tuturnya.

Sementara itu, warga lainnya, Iting, mengaku sempat dikejutkan oleh suara ledakan yang terdengar beberapa kali saat kebakaran berlangsung.

"Kami bah lagi baring kaget dengar ledakan, tiga kali bah, sempat getar gak rumah kami," jelasnya.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti bagian mana yang pertama kali terbakar karena saat melihat ke lokasi, api sudah dalam kondisi besar.

"Dak tau ape jak yang kebakar awalnya, kami liat pun api dah besar dak berani ngedekat," tambahnya.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Dugaan sumber api yang beredar di kalangan warga juga belum dapat dipastikan kebenarannya karena masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

 


 
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.