Puluhan Tahun Menanti, Warga Temajuk Akhirnya Sambut Asa Baru dari Gerbang Perbatasan RI Malaysia
Dhita Mutiasari June 26, 2026 09:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Pemerintah Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, mendampingi kunjungan kerja perwakilan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk, Kalimantan Barat, Kamis 25 Juni 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau kesiapan gedung dan berbagai fasilitas layanan yang tersedia menjelang peresmian pintu PLB Temajuk.

Jajaran Pemerintah Desa Temajuk, mulai dari Kepala Desa Agil Firmansyah hingga para kepala dusun, turut mendampingi rombongan BNPP selama peninjauan.

Kepala Dusun Sempadan, Desa Temajuk, Haji Sahroni, mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan BNPP yang bertujuan memantau kondisi kawasan perbatasan sekaligus memastikan kesiapan operasional PLB Temajuk.

"Saat ini saya berdiri di lokasi batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia. Pada hari ini kami menerima kunjungan dari BNPP beserta rombongan yang datang ke Desa Temajuk untuk melihat secara langsung kondisi perbatasan yang ada di wilayah Kalimantan Barat, khususnya di Desa Temajuk," ujarnya.

• Tinjau Gedung Layanan di Tapal Batas, BNPP Pastikan Kesiapan Peresmian PLB Temajuk

Sahroni berharap perhatian pemerintah terhadap kawasan perbatasan terus ditingkatkan agar mampu mendorong aktivitas masyarakat dan memperkuat perekonomian di wilayah tersebut.

"Sebagai masyarakat, kami memohon dukungan kepada pemerintah agar dapat terus meningkatkan aktivitas masyarakat di kawasan perbatasan, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan usaha masyarakat," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang telah membangun berbagai fasilitas di Desa Temajuk.

Menurutnya, keberadaan PLB Temajuk merupakan harapan masyarakat yang telah dinantikan selama puluhan tahun.

"Dengan dibangunnya kawasan perbatasan ini, kami sebagai masyarakat Desa Temajuk sangat bersyukur. Ini merupakan momen yang telah kami nantikan selama puluhan tahun," tegasnya.

"Kami merasa bangga dan berterima kasih kepada pemerintah yang telah mewujudkan apa yang selama ini menjadi harapan masyarakat," lanjutnya.
Sahroni optimistis pembukaan PLB Temajuk akan membawa dampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan.

Ia berharap pintu perlintasan tersebut segera diresmikan sehingga akses keluar masuk orang dan barang kembali terbuka serta memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

"Harapan kami sebagai masyarakat, dengan dibangunnya kawasan perbatasan ini, perekonomian masyarakat di wilayah perbatasan dapat semakin meningkat. Kami sudah lama berharap agar perbatasan ini dibuka kembali karena sebelumnya akses perbatasan masih tertutup," ucapnya.

Menurut Sahroni, pembukaan kembali perbatasan menjadi momentum penting bagi masyarakat Temajuk untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan warga di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.

BNPP Pastikan Kesiapan Peresmian PLB Temajuk

Kunjungan kerja tersebut dipimpin oleh Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Budi Setyono, didampingi Perencana Ahli Madya Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Arief Wiroyudo, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kalimantan Barat Alexander Rombonang, serta Kepala BPPD Sambas Setiza.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau gedung pelayanan satu atap beserta sejumlah fasilitas di Pos Lintas Batas Temajuk. 

Selain itu, mereka juga mengunjungi Pos Kawalan Sempadan Telok Melano yang berada di wilayah Malaysia.

Budi Setyono menjelaskan, kunjungan itu merupakan tindak lanjut dari komitmen bersama yang telah disepakati pada 26 Mei 2026 lalu dalam rangka mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, khususnya di Temajuk dan Telok Melano.

"Tentunya atas arahan Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP dan Sekretaris BNPP, kami menindaklanjuti komitmen yang telah dibangun bersama kementerian, lembaga, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, khususnya Temajuk dan Telok Melano," katanya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.