TRIBUNPALU.COM, PALU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu mengumumkan pelaksanaan pembunyian sirene Early Warning System (EWS) tsunami secara rutin setiap tanggal 26 pada pukul 10.00 Wita.
Melalui pengumuman yang ditujukan kepada seluruh masyarakat, BPBD Palu mengimbau warga agar tidak panik atau terkejut saat sirene berbunyi.
Uji coba itu berlangsung di tiga kelurahan, yakni Silae, Talise, dan Lere.
Pembunyian sirene tersebut merupakan bagian dari uji coba sistem peringatan dini dan bukan merupakan tanda telah terjadi bencana tsunami.
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana tsunami, sekaligus mengenalkan fungsi sirene peringatan dini kepada masyarakat.
Baca juga: Penyidik Kejati Sulteng Geledah Kantor UPP Kolonodale, Dalami Dugaan Korupsi Nikel PT Cocoman
BPBD Palu juga mengajak warga untuk selalu mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta memahami jalur evakuasi yang telah ditetapkan apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.
Dalam pengumuman tersebut, masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi layanan darurat 112 apabila menghadapi situasi kedaruratan.
BPBD Palu berharap seluruh masyarakat dapat mendukung pelaksanaan uji coba sirene EWS ini sebagai bagian dari upaya bersama membangun budaya sadar bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di Kota Palu.(*)