UT Majene Gandeng 5 OPD Pemkab Wujudkan Pembangunan Berbasis Riset dan Giat PKM
Ilham Mulyawan June 26, 2026 11:47 AM

TRIBUN-SULBAR.COM - Universitas Terbuka (UT) Majene melaksanakan Diseminasi Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Pendanaan LPDP Tahun 2026, di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Majene, Kamis (25/6/2026).

Mengangkat tema "Strategi Pemberdayaan UMKM Berbasis BUMDes untuk Pembangunan Desa Berkelanjutan Menuju Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)" UT Majene menjadikan giat ini sebagai forum strategis, untuk menyampaikan hasil pendampingan UMKM Desa Bonde sekaligus menyusun rekomendasi pembangunan desa berbasis riset.

Baca juga: Lapas Polewali Bantah Dugaan Petugas Pukul Napi Kasus Narkoba

Baca juga: Tahanan Kasus Narkoba Ngaku Dipukuli 25 Kali oleh Pegawai Lapas Polman, Dadanya Menghitam

Dengan terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang berdampak bagi masyarakat melalui pelaksanaan. 

Hadir Wakil Bupati Majene Dr. Hj. Andi Rita Mariani Basharu, M.Pd., Direktur UT Majene Devi Ayuni, S.E., M.Si., jajaran OPD, BRIDA, APDESI, pemerintah desa, pelaku UMKM, akademisi, serta berbagai stakeholder pembangunan.

Direktur UT Majene Devi Ayuni dalam sambutannya menegaskan hasil pengabdian kepada masyarakat, tidak boleh berhenti sebagai laporan akademik, tetapi harus menjadi solusi nyata bagi pembangunan daerah

"Sehingga kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, BUMDes, dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam meningkatkan daya saing ekonomi desa," ujar Devi Ayuni.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan PKS dengan 5 OPD Pemkab Majene sebagai wujud keseriusan dalam mewujudkan Pembangunan yang berbasis riset dan kegiatan PkM.

Diseminasi ini merupakan tindak lanjut dari program PkM yang dilaksanakan UT Majene pada tahun 2025 di Desa Bonde, Kecamatan Pamboang. 

Melalui program tersebut, tim dosen melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam mengembangkan produk berbasis potensi lokal agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Ketua Tim PkM, Bulkis, S.TP., M.Si., bersama anggota tim Dr. Syahrinullah, S.E., M.M., Dr. St. Maria Ulfah, S.Pd., M.Pd., Saddam Husain Tamrin, S.Sos., M.AP., dan Fajar Rakasiwi Syamsuddin, S.E., M.M., memaparkan bahwa fokus pendampingan dilakukan terhadap komoditas unggulan Desa Bonde, yakni Ikan Ambu yang berasal dari Dusun Luaor.

Dikembangkan Jadi Bakso Ikan

Sebelumnya, komoditas tersebut hanya dipasarkan sebagai ikan segar, ikan asap, maupun olahan kuah santan. 

Setelah memperoleh pendampingan, masyarakat berhasil mengembangkan berbagai produk olahan bernilai tambah berupa Bakso Ikan Ambu, Jepe-jepe Ikan Ambu, dan Sambal Ikan Ambu yang diproduksi secara higienis dan siap dipasarkan lebih luas.

Selain memamerkan hasil diversifikasi Ikan Ambu, tim UT Majene juga menampilkan berbagai luaran pengabdian lainnya, seperti abon ayam dan abon ikan tuna produksi Kelompok Wanita Tani (KWT) Somba, bawang goreng dan abon cabai Panawar, hingga program peningkatan kapasitas aparatur desa serta pemanfaatan teknologi Virtual Network bagi guru PAUD. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.