Die Mannschaft Takluk 1-2 dari Ekuador, Any Vanath: Jerman Masuk 32 Besar Bos! 
Ode Alfin Risanto June 26, 2026 11:52 AM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kekalahan tim nasional Jerman dari Ekuador dengan skor 1 - 2 tak menggoyahkan keyakinan para pendukung setia Die Mannschaft.

Meski gagal menutup fase grup dengan kemenangan, optimis tetap membara di kalangan Der Fans Germany Football Team, khususnya di Provinsi Maluku. 

Salah satu dukungan penuh semangat datang dari Srikandi Der Fans Germany Provinsi Maluku, Ny. Rohani Any Vanath, yang juga merupakan istri Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath.

Di depan ratusan penonton saat nonton bersama di Coffee Ujung JMP di Jalan Dr. J. Leimena, Poka, Kota Ambon, Any Vanath menyampaikan pesan penyemangat bagi para pendukung Jerman di Maluku.

“Jerman tetap di hati. Siapa mau lawan, Katong (kita) Jerman, masih sayang Ecu itu e, “ ujarnya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Maluku Jumat 26  Juni 2026: Delapan Wilayah Berawan, Tiga Lainya Hujan Ringan

Baca juga: Terdapat Perbedaan Luas Antara Alas Hak Lama dan Sertipikat? Tak Perlu Khawatir, Ini Penjelasannya

Lebih lanjut, walaupun mendapatkan kekalahan, Any Vanath tegaskan langkah Die Mannschaft di ajang Piala Dunia 2026 belum berakhir. 

Sebab tim nasional sepak bola Jerman berhasil mengamankan tiket lolos lebih cepat sejak pertandingan kedua setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 melawan Pantai Gading.

“Jerman masuk 32 besar, bos!,” tegas Any Vanath dengan senyum. 

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk optimis bahwa hasil melawan Ekuador hanyalah satu bagian dari perjalanan panjang menuju fase gugur. 

“Menang kita rayakan, kalah kita kuatkan,” ialah bentuk semangat kuat dipegang dalam laga ini. 

Jerman sendiri merupakan salah satu negara dengan tradisi sepak bola terbaik di dunia. 

Timnya telah empat kali menjuarai piala dunia dan tiga kali menjadi juara Eropa. 

Tentu itu menjadikan Jerman sebagai salah satu tim yang selalu diperhitungkan dalam setiap turnamen besar. 

Pengalaman panjang serta mental juara menjadi modal berharga untuk bangkit menghadapi pertandingan berikutnya.

“Perjalanan masih panjang. Selama peluit akhir turnamen belum berbunyi, harapan akan selalu ada. Mari terus percaya, terus mendukung, dan terus mengibarkan semangat Die Mannschaft,” tutupnya dengan besar harapan dalam laga kedepan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.