Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Diduga Pesan Kulkas saat Buron, Jadi Kunci Polisi Ungkap Lokasinya?
Rr Dewi Kartika H June 26, 2026 12:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Taufik Hidayat (30) pelaku penyekapan dan penganiayaan berat terhadap kekasihnya sendiri, berinisial YTR (29) diduga sempat memesan sebuah kulkas atau lemari pendingin.

Ia memesan kulkas tersebut saat masih menjadi buronan polisi.

Diketahui Taufik Hidayat ditangkap di Majalaya, Kabupaten Bandung, pada Selasa (23/6/2026) malam.

Informasi soal Taufik Hidayat memesan kulkas saat menjadi buronan, bereda dari video yang diunggah oleh akun @yogiginan20_.

Pemilik akun tersebut mengaku kurir yang membawa barang itu merupakan temannya sendiri.

"Sudah keburu ketangkep si Taufik Hidayat. Mesen paket, liat alamatnya sama," ucap perekam video.

Kurir paket tersebut lalu mengaku sudah mendatangi rumah Taufik Hidayat di Nagrek, namun nomor pria itu tak bisa dihubungi.

"Bikin capek. Udah jauh-jauh dari Nagreg, nomornya udah tidak terdaftar," kata kurir tersebut sambil tertawa.

Cara Polisi Temukan Pelaku

Di sisi lain Kepolisian Daerah Jawa Barat menemukan keberadaan tersangka setelah aktivitas transaksi daring yang dilakukannya berhasil menunjukkan jejak digital. 

“Tadi pagi (Selasa, 23/6/2026) yang bersangkutan melakukan beberapa transaksi. Ini menjadi petunjuk buat kita. Oleh sebab itu, para tim yang bertugas di Majalaya tetap berada di sana, mencari seputar wilayah perumahan tersebut, dan akhirnya sore hingga malam hari dapat bertemu dan menangkap yang bersangkutan,” kata Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan, dilansir dari Kompas.com, Rabu (24/6/2026).

Penangkapan tersebut dilakukan setelah tim kepolisian menyisir sekitar lokasi yang teridentifikasi dari aktivitas tersebut. 

Taufik sempat melarikan diri ke Tangerang untuk kemudian kembali ke Jawa Barat. 

“Kisah pelariannya tadi sempat diceritakan, yang bersangkutan sempat berpindah ke Tangerang. Merasa bahwa Tangerang itu tempat yang aman, tapi di sana juga bingung dan merasa tidak aman, lalu kembali lagi ke Jawa Barat,” kata Rudi. 

Setelah merasa tidak aman, tersangka memutuskan kembali ke Jawa Barat dan menuju rumah kerabatnya di kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung.

Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait keterkaitan paket kulkas tersebut dengan pelaku maupun proses hukum yang sedang berjalan.

Sebelumnya,  Sebelumnya, YTR asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tersebut disekap selama tiga tahun.

Kasus tersebut terungkap berawal dari korban yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Pihak keluarga tiba-tiba menerima pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal pada Rabu (10/6/2026) malam yang mengabarkan bahwa korban tengah berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dengan dalih mengalami kecelakaan.

Mendapat kabar tersebut, keluarga langsung bergegas ke RSHS sekitar waktu Isya.

Setibanya di lokasi, keluarga mendapati kondisi fisik YTR sangat mengenaskan di sekujur tubuh, mulai dari wajah, kepala, tangan, hingga kaki.

Saudara korban, Syahrul, mengungkapkan, saat itu kondisi wajah korban hancur, kedua mata infeksi, bagian atas bibir luka, dan ada luka bacokan di kaki.

YTR masih menjalani perawatan dan kemungkinan masih akan menjalani tindakan medis lanjutan. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.