TRIBUNTRENDS.COM - Pemandangan yang tidak biasa mewarnai aksi damai dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan Kantor DPRD Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (25/6/2026) siang.
Di tengah barisan massa yang menyuarakan aspirasi mengenai pentingnya keberlangsungan program tersebut, perhatian publik justru tertuju kepada dua peserta aksi yang usianya masih sangat belia.
Seorang bocah perempuan dan seorang bocah laki-laki tampak berdiri bersama peserta aksi lainnya sambil membawa poster berisi pesan sederhana namun mengundang perhatian.
Kehadiran keduanya menjadi salah satu momen yang paling mencolok dalam demonstrasi tersebut karena mereka ikut menyuarakan harapan agar program pemenuhan gizi tetap berjalan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga: Ratusan Relawan MBG Sumbar Turun ke Jalan Kepung Kantor DPRD: Dapur Dihentikan, Kami Makan Apa?
Di tangan kedua bocah itu terpampang sebuah poster bertuliskan:
"Anak Butuh Gizi Bukan Basa-basi".
Tak hanya berdiri membawa poster, keduanya juga ikut menyampaikan aspirasi menggunakan pengeras suara. Dengan suara polos khas anak-anak, mereka menyampaikan pesan singkat kepada para anggota legislatif.
"Dengarkan suara anak kecil pak."
Kalimat sederhana tersebut sontak menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian peserta aksi maupun masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut.
Dalam aksi damai tersebut, massa membawa dua tuntutan utama kepada DPRD Kabupaten Sampang.
Pertama, mereka meminta agar Program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan dan mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak.
Kedua, mereka berharap pelaksanaan program tersebut terus dipastikan berjalan bagi kelompok masyarakat yang menjadi sasaran utama, yakni balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta para lanjut usia (lansia).
Baca juga: Status Relawan SPPG Digugat! Aliansi Buruh Jateng Sebut Pekerja MBG Memenuhi Unsur Upah & Perintah
Aspirasi para peserta aksi kemudian mendapat tanggapan langsung dari sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sampang yang menemui massa di lokasi demonstrasi.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sampang, Moh Iqbal Fathoni, menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang perlu memperoleh dukungan bersama dari seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, dukungan terhadap program tersebut tidak cukup hanya diwujudkan melalui aksi penyampaian pendapat di ruang publik. Program MBG juga harus mampu memberikan manfaat ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat bawah.
Ia menilai petani, nelayan hingga pelaku UMKM harus dilibatkan sebagai bagian dari rantai pasok kebutuhan program tersebut sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan penerima bantuan, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
"Petani, nelayan, hingga pelaku UMKM harus ikut terlibat dan mendapatkan manfaat dari program ini. Mereka harus menjadi bagian dari rantai pasok MBG," katanya.
Selain menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan program MBG, DPRD Kabupaten Sampang juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan program agar berjalan sesuai tujuan.
Pengawasan dinilai penting supaya manfaat program benar-benar diterima masyarakat yang berhak tanpa terhambat oleh pihak-pihak perantara.
"Presiden menginginkan program ini benar-benar sampai ke masyarakat. Karena itu, DPRD dan masyarakat harus sama-sama mendukung sekaligus mengawasi," pungkasnya.
***
(TribunTrends/TribunMadura)