Gedong Air Andalkan 6 Inovasi pada Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung
taryono June 26, 2026 02:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Lurah Gedong Air Fajar Muntoni memaparkan enam inovasi unggulan yang dikembangkan Kelurahan Gedong Air saat menerima Tim Penilai Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung di Kantor Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Jumat (26/6/2026).

Baca juga: Wali Kota Eva Dwiana Optimistis Kelurahan Gedong Air Wakili Lampung di Lomba Nasional 2026

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi (PMD dan Transmigrasi) Provinsi Lampung Slamet Riyadi, jajaran pemerintah daerah, serta unsur masyarakat.

Dalam sambutannya, Fajar menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya karena Kelurahan Gedong Air dipercaya mewakili Kota Bandar Lampung pada ajang Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung.

"Menjadi sebuah kehormatan besar bagi kami, Kelurahan Gedong Air, mewakili Kota Bandar Lampung dalam ajang Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung. Kehadiran tim penilai menjadi kesempatan bagi kami untuk menunjukkan hasil kerja keras, dedikasi, serta inovasi yang telah dibangun bersama masyarakat," ujarnya.

Menurut Fajar, tema lomba tahun ini, yakni Transformasi Kelurahan sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045, menegaskan bahwa pembangunan bangsa harus dimulai dari tingkat kelurahan.

Ia mengatakan, ketahanan nasional tidak hanya berkaitan dengan sektor pertahanan, tetapi juga diwujudkan melalui ketahanan pangan, ekonomi keluarga, kesehatan masyarakat, kerukunan sosial, hingga pelayanan publik yang efektif dan humanis.

"Jika kelurahan kuat, maka kokohlah bangsa ini," katanya.

Sebagai wujud transformasi tersebut, pihaknya menghadirkan enam inovasi unggulan yang mencakup bidang pemerintahan, kewilayahan, kemasyarakatan, ekonomi, dan ketahanan pangan.

Pada bidang pemerintahan, inovasi MAS JAWA DI LAMPUNG (Mari Amanah Sigap Jemput Administrasi Warga) menghadirkan layanan administrasi secara jemput bola bagi warga, terutama lanjut usia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan.

Di bidang kewilayahan, kelurahan memperkuat pelayanan melalui Pos Jaga yang didukung mobil pemadam kebakaran, ambulans, serta unit Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang bersiaga selama 24 jam. 

Selain itu, terdapat inovasi SUMPAH SETIA (Sulap Sampahmu Senilai Mutiara) yang dijalankan bersama Bank Sampah Emak.Id untuk mengajak masyarakat memilah dan mengelola sampah agar bernilai ekonomi sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih.

Pada bidang kemasyarakatan, inovasi TELINGA EMAS (Teman Lihat, Dengar untuk Entaskan Masalah Menuju Indonesia Emas 2045) mengoptimalkan pelaksanaan Posyandu melalui penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Program tersebut mendukung target nol stunting sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan beasiswa.

Di sektor ekonomi, pihaknya mengembangkan Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus membentengi warga dari praktik pinjaman online ilegal maupun rentenir. Melalui koperasi tersebut, masyarakat juga memperoleh sosialisasi mengenai program pinjaman modal berbunga nol persen bagi pelaku UMKM.

Sementara itu, pada sektor ketahanan pangan, Kelompok Wanita Tani (KWT) mengembangkan urban farming melalui pemanfaatan lahan pekarangan untuk pertanian, perikanan, dan peternakan skala rumah tangga.

Selain memaparkan berbagai inovasi tersebut, Fajar juga menyoroti kuatnya semangat gotong royong masyarakat Gedong Air. Salah satunya diwujudkan melalui swadaya pembelian lahan pemakaman senilai sekitar Rp1 miliar yang kemudian dilanjutkan dengan penimbunan lahan secara gotong royong.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Bandar Lampung yang telah membangun talud di area pemakaman serta memberikan santunan uang duka kepada keluarga yang mengalami musibah.

Menutup sambutannya, Fajar menegaskan bahwa Lomba Kelurahan Berprestasi bukan semata-mata ajang meraih prestasi, melainkan momentum untuk terus melakukan pembenahan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Lomba Kelurahan ini tidak hanya tentang meraih gelar juara, melainkan menjadi motivasi kami untuk terus berbenah dan berinovasi. Kami siap memberikan yang terbaik dan mewakili Provinsi Lampung di tingkat nasional," tegasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.