Berkaca dari Gempa Dunia, Matindas J Rumambi Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan Mitigasi
Lisna Ali June 26, 2026 02:22 PM

TRIBUNPALU.COM - Rentetan peristiwa Gempa Bumi yang mengguncang Venezuela, Jepang, dan California menjadi perhatian serius parlemen.

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Matindas J Rumambi, menegaskan bahwa ancaman bencana geologi merupakan realitas yang nyata.

Menurutnya, rangkaian gempa di sejumlah negara tersebut harus menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat sistem ketangguhan bencana nasional.

Indonesia sebagai negara kepulauan yang berada di jalur cincin api dunia memiliki tingkat kerentanan geologi yang tidak dapat diabaikan.

"Peristiwa yang terjadi di berbagai negara ini bukan untuk menimbulkan ketakutan, tetapi menjadi pengingat bahwa keselamatan rakyat harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan penanggulanan bencana" ujar Matindas melalui rilis yang diterima TribunPalu.com, Jumat (26/6/2026).

Oleh karena itu, legislator PDIP Sulteng ini mendesak Pemerintah segera memperkuat kebijakan Mitigasi Bencana dan kapasitas adaptasi masyarakat.

Pemerintah diminta memperketat standar pembangunan yang memperhitungkan risiko dampak bencana sejak dalam tahap perencanaan awal.

Baca juga: 9 Parpol di DPRD Buol Terima LHP Bantuan Keuangan Tahun Anggaran 2025

Baca juga: Kementerian ATR/BPN Dorong Kebijakan Satu Acuan Tata Ruang untuk Perkuat Ekosistem Bandara

Menurut Matindas, ketangguhan menghadapi bencana diukur dari pemahaman risiko oleh masyarakat dan ketahanan infrastruktur fisik yang dibangun.

"Rakyat yang teredukasi adalah benteng pertahanan pertama menghadapi bencana, ketika masyarakat memahami jalur evakuasi dan mengetahui tindakan penyelamatan diri, maka potensi korban jiwa dapat ditekan secara signifikan," tegasnya.

Di sisi lain, Indonesia dinilai perlu mempelajari praktik penanggulangan bencana yang sukses diterapkan oleh negara-negara maju.

Indonesia bisa mengambil pelajaran disiplin budaya kesiapsiagaan dari Jepang, serta sistem ketat audit infrastruktur publik dari California.

Meski demikian, Matindas mengingatkan bahwa adopsi kebijakan tersebut wajib disesuaikan dengan kondisi geografis dan sosial budaya dalam negeri.

"Kita harus membangun model ketangguhan bencana yang berkarakter Indonesia. Kekuatan terbesar bangsa ini adalah gotong royong," pungkas Matindas.(*)

https://www.whatsapp.com/channel/0029VaGJUF060eBeALCKKw2b

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.