TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kontingen Papua Selatan mencatat sejarah dengan tampil perdana pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat.
Meski berstatus debutan, kontingen provinsi termuda di Tanah Papua ini menunjukkan semangat tinggi untuk mempersembahkan pujian dan kemuliaan bagi Tuhan.
Ketua Tim Kontingen Papua Selatan, Ipda Salmon Dumgair, menegaskan bahwa keikutsertaan Papua Selatan menjadi momentum berharga untuk menunjukkan kemampuan di tingkat nasional.
“Pertama-tama kami bersyukur kepada Tuhan karena untuk pertama kalinya Papua Selatan bisa mewakili provinsi kami di ajang bergengsi ini.
Target kami hanya memuji dan memuliakan Tuhan, memberikan persembahan terbaik, dan sisanya kami serahkan kepada Tuhan,” ujarnya usai penampilan kontingen Papua Selatan, Jumat (26/6/2026).
Papua Selatan mengikuti empat kategori lomba, yakni Solo Anak Putra dan Putri, Solo Remaja Putra dan Putri, Musik Gerejawi, serta Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC).
Baca juga: Kontingen Papua Targetkan Prestasi Tertinggi di Pesparawi Nasional XIV
Salmon mengungkapkan, meski waktu persiapan relatif singkat sejak Januari 2026, seluruh peserta tetap berusaha tampil maksimal.
“Waktu memang cukup singkat, tetapi anak-anak memiliki semangat luar biasa untuk memuji Tuhan. Apa pun hasilnya, kami bersyukur karena sudah bisa tampil dengan baik,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Merauke yang telah memberikan izin dan kepercayaan kepadanya untuk memimpin kontingen Papua Selatan pada ajang nasional ini.
Sementara itu, orang tua asuh kontingen Papua Selatan, dr. Arnold Tiniap, memberikan apresiasi atas perjuangan peserta yang tetap mampu tampil maksimal meski menghadapi sejumlah kendala, termasuk keterlambatan transportasi menuju Manokwari.
“Papua Selatan ini baru pertama kali ikut dan hanya mengikuti empat dari 12 kategori yang diperlombakan. Mereka juga termasuk kontingen yang paling akhir tiba di Manokwari, tetapi luar biasa karena tetap bisa tampil maksimal. Bagi kami, mereka sudah menjadi juara karena mampu memberikan penampilan terbaik,” ujarnya.
Sebagai orang tua asuh melalui Rumah Sakit Provinsi Papua Selatan, pihaknya terus memberikan pendampingan dan dukungan selama kontingen berada di Manokwari.
Diharapkan pengalaman perdana ini menjadi modal berharga bagi Papua Selatan untuk tampil lebih baik dan berprestasi pada Pesparawi Nasional berikutnya.