Polres Karanganyar Dalami Kasus Minyak Goreng Bermasalah di Tegalgede, Periksa Warga hingga Lurah
Putradi Pamungkas June 26, 2026 04:14 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Polisi mulai menyelidiki kasus minyak goreng berbau minyak tanah dan solar yang ditemukan di Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Satreskrim Polres Karanganyar telah memeriksa sejumlah saksi, mulai dari lurah, perangkat kelurahan, ketua RT, hingga penerima bantuan untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut.

Lurah Tegalgede, Bowo Budi Setyo, mengaku memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Polres Karanganyar pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

"Iya hari ini, saya datang ke sini untuk diminta keterangan persoalan itu (migor berbau minyak tanah dan solar) di wilayah saya," kata Bowo.

Polisi mulai menyelidiki kasus minyak goreng berbau minyak tanah
BERI KETERANGAN - Polisi mulai menyelidiki kasus minyak goreng berbau minyak tanah dan solar yang ditemukan di Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jumat (26/6/2026). Lurah Tegalgede Bowo Budi Setyo turut dimintakan keterangan.

Lurah Mengaku Hanya Menjawab Tiga Pertanyaan

Dalam pemeriksaan tersebut, Bowo mengatakan penyidik hanya mengajukan tiga pertanyaan yang berkaitan dengan temuan minyak goreng berbau minyak tanah dan solar di wilayahnya.

"Hanya tiga pertanyaan, seputar minyak goreng berbau minyak tanah dan solar itu," ungkap Bowo.

Selain dirinya, penyidik juga meminta keterangan dari koordinator lingkungan (Korling) dan salah satu ketua RT di Kelurahan Tegalgede.

"Tadi sudah ditangani reskrim Alhamdulillah sudah kelar semua," kata dia.

Polisi Periksa Sejumlah Saksi dan Agendakan Pemanggilan Produsen

Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Wikan Sri Kadiyono mengatakan penyelidikan masih terus berlangsung.

Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah pihak yang berkaitan langsung dengan penyaluran minyak goreng tersebut.

"Sementara yang sudah dimintakan keterangan Lurah Tegalgede, dan Perangkat Kelurahan serta Pak RT dan Sampel penerima manfaat. Nanti kita lihat hasil pemeriksaan tersebut seperti dan memastikan adannya kejadian tersebut karena aoa, kita kembangkan, Selain itu, ada dari produsen kita agendakan," pungkas dia.

Selain memeriksa saksi dari pihak kelurahan dan warga penerima manfaat, polisi juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap produsen minyak goreng.

Langkah itu dilakukan untuk memastikan penyebab minyak goreng bisa mengeluarkan bau menyerupai minyak tanah dan solar.

Baca juga: Minyak Goreng Bantuan Bermasalah di Karanganyar, Ada Warga yang Terlanjur Pakai Lalu Buang

Seluruh Minyak Goreng Bermasalah Sudah Diganti

Di sisi lain, Bowo memastikan seluruh bantuan minyak goreng yang dilaporkan berbau minyak tanah dan solar telah ditarik dan diganti.

Menurut dia, sebanyak sekitar 859 paket minyak goreng telah didistribusikan kembali kepada warga penerima manfaat.

"Tadi bilang sudah diselesaikan kemarin lewat pengembalian, sudah distribusikan dan diterima dengan baik, tidak ada masalah," ujar dia.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.