TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis bio solar di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Muaro Jambi memicu antrian panjang kendaraan, terutama truk angkutan barang dan kendaraan bertonase besar.
Antrean kendaraan terlihat mengular hingga memakan sebagian badan jalan di ruas Jalan Lintas Timur Sumatera.
Kondisi tersebut tidak hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan lain yang melintas di jalur utama penghubung antar provinsi tersebut.
Sejumlah sopir mengaku harus menunggu berjam-jam, bahkan hingga malam hari, untuk mendapatkan solar.
Jika kondisi ini terus berlangsung, distribusi logistik dikhawatirkan terganggu dan berimbas pada keterlambatan pengiriman barang ke berbagai daerah di Sumatera.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Muaro Jambi, Aidi Hatta, mengatakan antrean panjang di SPBU dipengaruhi oleh keterbatasan kuota pasokan biosolar yang dinilai tidak lagi sebanding dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha transportasi.
Baca juga: Abidzar Al-Ghifari dan Cinta Brian Beradu Akting di Lautan Cinta, Angkat Kisah Haru Korban Tsunami
Baca juga: Kesaksian Yuvita Soal Dugaan Penyiksaan 3 Tahun, Mengaku Alami Cacat Permanen
Menurut dia, Muaro Jambi merupakan salah satu jalur utama yang dilalui kendaraan angkutan barang dari berbagai daerah di Sumatera sehingga kebutuhan solar relatif tinggi dibandingkan wilayah lain.
"Kami meminta pihak terkait untuk menambah kuota pasokan biosolar agar kebutuhan masyarakat dan sektor transportasi dapat terpenuhi. Jangan sampai kelangkaan ini mengganggu distribusi logistik yang menjadi urat nadi perekonomian," kata Aidi Hatta.
Selain itu, DPRD juga meminta Dinas Perhubungan untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar SPBU guna mengurangi dampak kemacetan.
Pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi, kata dia, juga perlu diperketat untuk mencegah praktik penimbunan maupun penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Ia berharap,penambahan pasokan dapat segera dilakukan untuk menjaga kelancaran aktivitas transportasi dan distribusi barang di jalur strategis Sumatera. (Tribunjambi.com/Muzakkir)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Harga Tiket Pesawat Rute Jambi-Yogyakarta Tanpa Transit Rp2.126.800
Baca juga: Bansos Penebalan Masuk Tahap Penyaluran Awal Juli, Ini Dokumen dan Syarat yang Perlu Disiapkan