Pembangunan SMA Taruna Nusantara Ibu Kota Nusantara (IKN) tahap pertama rampung. Ruang kelas dan asrama akan dihuni 477 siswa untuk mulai sekolah pada Senin, 13 Juli 2026 mendatang.
"Tahun ajaran baru 2026/2027, SMA Taruna Nusantara IKN siap operasional," kata Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara IKN, Brigjen TNI Rudi Setiawan, dilansir Antara.
Operasi Perdana SMA Taruna Nusantara IKN, 477 Siswa
Rudi mengatakan, ke-477 siswa tersebut terdiri dari 237 siswa kelas 11 dan 240 siswa kelas 10. Adapun siswa kelas 11 sebelumnya menempuh studi di SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah pada kelas 10, jelang gedung sekolahnya di IKN rampung pembangunan tahap pertama. "Saat itu yang baru kelas 10, karena di sini belum ada bangunannya, sehingga kita titipkan di SMA TN Magelang. Sehingga ketika mereka tahun ini naik ke kelas 11, nanti pada tanggal 9 Juli ini, mereka akan datang ke SMA TN IKN," kata Rudi, dilansir dari Antara.
Angkatan pertama SMA TN IKN, yang kini menginjak kelas 11, dijadwalkan tiba di IKN pada 9 Juli 2026. Sedangkan siswa kelas 10 akan menjalani Pendidikan Dasar Kedisiplinan (PDK) terlebih dulu di Magelang selama tiga bulan sebelum bersekolah di IKN pada awal Oktober 2026.
Diketahui, pembangunan tahap kedua SMA Taruna Nusantara IKN juga melengkapi rumah dinas pamong dan kepala sekolah, serta sarana seperti gedung olahraga.
100-an Pamong Mulai Tiba
Sementara itu, sekitar 100 orang pamong SMA Taruna Nusantara IKN mulai tiba di sekolah yang berlokasi di kawasan pusat pemerintahan (KIPP) ibu kota baru Indonesia di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur tersebut.
Para pamong akan mematangkan persiapan penyelenggaraan pendidikan bagi ke-477 siswa.
Rudi mengatakan, pamong SMA Taruna Nusantara IKN saat ini terdiri dari 37 pamong pengajar dan pengasuh, serta 72 pamong administrasi. Jumlah tersebut menurutnya akan terus disesuaikan seiring bertambahnya jumlah siswa dan perkembangan sekolah.
SMA Taruna Nusantara IKN merupakan salah satu dari tiga kampus baru SMA Taruna Nusantara yang dibangun di luar pulau Jawa dan akan beroperasi perdana. Dua lainnya yakni SMA Taruna Nusantara di Langowan, Sulawesi Utara; dan SMA Taruna Nusantara di Pagar Alam, Sumatera Selatan.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik dan Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw mengatakan keberadaan SMA Taruna Nusantara di kawasan tersebut melengkapi ekosistem Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan generasi penerus bangsa berkarakter kuat, berintegritas, dan berjiwa patriotik melalui sekolah unggulan.
SMA Taruna Nusantara IKN menurutnya juga diharapkan untuk memperluas peluang kolaborasi, memperkuat posisi ibu kota baru Indonesia sebagai kota yang unggul di bidang pendidikan, sekaligus mendorong pengembangan sektor-sektor strategis lainnya.





