Usai MTQ Kalsel, Bonus Kafilah Masih Menunggu Kepastian dari Pemda
Irfani Rahman June 26, 2026 07:51 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Lapangan 5 Desember Marabahan pada Kamis (25/6/2026) malam resmi ditutup. Gelar juara telah ditentukan, piala telah diserahkan, dan para kafilah bersiap kembali ke daerah masing-masing.

Namun di balik euforia kemenangan itu, muncul satu pertanyaan yang tak kalah menarik. Bagaimana bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap para kafilah yang telah mengharumkan nama daerahnya?

Pertanyaan itu mengemuka usai Kota Banjarmasin sukses merebut gelar Juara Umum Kafilah, sementara Kabupaten Barito Kuala sebagai tuan rumah juga mencatat peningkatan prestasi dengan naik ke peringkat ketiga setelah tahun sebelumnya berada di posisi keempat.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Banjarmasin M Yamin belum secara gamblang memastikan adanya bonus bagi para juara.

Baca juga: Tak Menyangka Jadi Juara Umum Perorangan, Nida Khairiah Kini Bersiap Wakili Kalsel ke Nasional  

 Baca juga: Kafilah Tuna Netra Asal Tanah Bumbu ini Lantunkan Al-Baqarah di Cabang Tilawah MTQ XXXVII Kalsel  

Ia lebih menekankan bahwa penghargaan kepada para peserta akan diwujudkan melalui pembinaan yang berkelanjutan.

“Rasa syukur dan apresiasi luar biasa kepada seluruh kafilah maupun pendamping serta LPTQ. Tentunya kami atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin mengucapkan terima kasih atas prestasi ini,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai bonus bagi para kafilah, Yamin hanya tersenyum sebelum menjawab bahwa pemerintah akan terus memperkuat pembinaan.

“Tentunya bagi Pemerintah Kota Banjarmasin akan terus memberikan pembinaan yang lebih intensif lagi. Dengan pembinaan tentu ada anggaran,” katanya seraya tersenyum.

Menurutnya, keberhasilan menjadi juara umum tidak boleh berhenti sebatas raihan prestasi semata, tetapi juga menjadi motivasi agar semakin banyak generasi muda mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an.

“Momen juara umum ini bagaimana kita bisa mengamalkan, memahami, dan terus mempelajari Al-Qur’an di Kota Banjarmasin. Mudah-mudahan menjadi motivasi bagi pemuda-pemudi kita,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Barito Kuala H Bahrul Ilmi juga belum memberikan kepastian mengenai bonus bagi para peserta. Ia mengatakan hal tersebut masih akan dibahas bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Barito Kuala.

“Alhamdulillah kita dapat peringkat ketiga, ada peningkatan dari tahun lalu. Tentunya kita terus mendukung dan mendorong bagaimana kita bisa menjaga nama baik Barito Kuala,” katanya.

Menurut Bahrul, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras para kafilah yang telah menjalani pembinaan selama ini.

“Kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada seluruh kafilah yang sudah membawa nama baik Barito Kuala,” ujarnya.

Saat disinggung mengenai bonus, Bahrul mengatakan pembahasannya akan dilakukan bersama pengurus LPTQ.

“Nanti kita bicarakan. Karena dalam pelaksanaannya ini berkaitan dengan LPTQ, jadi kita koordinasi juga dengan LPTQ Barito Kuala untuk memberikan yang terbaik,” katanya.

Meski demikian, Bahrul memastikan pemerintah daerah tetap berkomitmen meningkatkan pembinaan agar prestasi Barito Kuala terus meningkat pada MTQ berikutnya yang akan digelar di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

“Target tahun depan minimal bisa menjadi peringkat kedua,” ucapnya.

Pada penutupan MTQ XXXVII tersebut, Kota Banjarmasin keluar sebagai Juara Umum Kafilah, disusul Kabupaten Banjar di posisi kedua dan Kabupaten Barito Kuala di peringkat ketiga.

(Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)

Foto (sul)

--

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.