BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PT PLN (Persero) akhirnya memberikan penjelasan terkait pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Kota Banjarmasin dan beberapa daerah lain di Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Melalui holding statement yang disampaikan Manager Komunikasi PLN UID Kalselteng Ahmad Humaidi, PLN menyebut sistem kelistrikan Kalimantan saat ini masih beroperasi dalam kondisi terkendali.
Namun, penghentian sementara pasokan listrik di sejumlah lokasi dilakukan sebagai bagian dari manajemen beban untuk menjaga keandalan sistem.
“Adanya padam di beberapa lokasi adalah sebagai langkah manajemen beban secara terbatas dan terukur untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan Kalimantan,” tulis Ahmad Humaidi dalam keterangannya.
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil menyusul gangguan operasional pada salah satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang menyebabkan suplai listrik ke sistem interkoneksi Kalimantan belum kembali optimal.
Baca juga: Mutasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kalsel, AKBP Riza Jabat Kapolresta Banjarmasin
Baca juga: BREAKING NEWS- 3 Bulan Buron, Pelaku Penusukan Kakak Ipar hingga Tewas di Kuin Banjarmasin Ditangkap
PLN menegaskan kondisi tersebut tidak berkaitan dengan ketersediaan energi primer maupun pasokan batu bara.
“Kondisi ini tidak terkait dengan ketersediaan energi primer maupun batubara, yang saat ini dalam kondisi aman,” ujarnya.
Saat ini PLN mengaku terus melakukan percepatan pemulihan dengan mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain serta melakukan pengaturan operasi sistem agar keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik tetap terjaga.
Langkah tersebut, menurut PLN, juga dilakukan untuk meminimalkan dampak pemadaman terhadap pelanggan hingga proses pemulihan selesai.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman bergilir tersebut.
“PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. PLN akan terus menyampaikan perkembangan kondisi sistem kelistrikan secara berkala melalui kanal resmi PLN,” ujar Ahmad Humaidi.
Sebelumnya, pemadaman listrik bergilir dikeluhkan sejumlah pelanggan di Banjarmasin karena berlangsung selama beberapa jam dan terjadi berulang dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap aktivitas masyarakat maupun pelaku usaha yang mengaku mengalami kerugian akibat terganggunya pasokan listrik.
(Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)