Pemprov Riau dan Perusahaan Keroyokan Perbaiki Jalan Simpang Minas-Pemda dan Tualang Timur
M Iqbal June 26, 2026 08:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kolaborasi Pemprov Riau dan pihak perusahaan terjalin dalam perbaikan pada ruas jalan Simpang Minas - Simpang Pemda - Simpang Tualang Timur di Kabupaten Siak. Jalan yang rusak berat ini sedang dalam proses perbaikan.

Kolaborasi tersebut terlihat dalam pembagian perbaikan ruas jalan yang rusak. Total ruas jalan yang diperbaiki sepanjang 3,8 KM.

"Kita keroyokan untuk memperbaiki ruas jalan tersebut," kata Plt Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau, Khairul Rizal pada Tribunpekanbaru.com, Jumat (26/6/2026).

"Bahkan titik jalan yang diperbaiki langsung kita kasih tanda di jalan itu langsung. Mana Pemprov Riau, mana swasta," tambah tapi yang juga Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman ini.

Dikatakannya, dari total 3,8 KM yang diperbaiki, Pemprov Riau kebagian 1 KM. Sisanya, pihak swasta.

"Semua rigid beton atau Rigid Pavement. Selesai Desember nanti," katanya.

Dinas PUPR - PKPP Riau sendiri sudah mengerjakan perbaikan 1 KM tersebut. Perbaikan sudah dimulai sejak awal Juni dan ditargetkan selesai Desember nanti

Pihak perusahaan sendiri dibagi dalam 4 kluster. Total panjang jalan yang akan diperbaiki pihak perusahaan sepanjang 2,8 KM yang dibagi rata untuk 4 kluster tersebut.

Kluster I yakni kluster Migas dimana koordinatornya Pertamina Hulu Rokan (PHR). Kluster I ini kebagian 700 meter yang diperkirakan dan akan mulai dikerjakan pada Agustus nanti.

"Kalau kluster I ini, pengerjaan tahun ini 500 meter dan akan dimulai Agustus ini. Sisanya, 200 meter di tahun depan," katanya.

Kluster II yakni kluster perkayuan dimana PT Arara Abadi sebagai koordinatornya. Jalan yang diperbaiki juga sepanjang 700 meter dimana pengerjaan akan dimulai Oktober ini. Namun tahun ini yang bisa dikerjakan hanya 500 meter, sisanya yakni 200 meter akan dikerjakan tahun depan.

Kluster III yakni kluster sawit dimana koordinatornya PT SIR. Perusahaan di kluster ini akan mengerjakan 700 meter di tahun ini dan dimulai Oktober nanti.

"Kluster terakhir itu transporter yang dikoordinir Pelindo. Oktober ini juga mulai jalan. Kalau tidak salah, 700 meter akan dikerjakan tahun ini," ungkapnya.

Ia pun meminta masyarakat untuk bersabar. Sebab proses pengerjaan jalan, apalagi untuk Rigid Beton - membutuhkan waktu. Selain itu, kesabaran masyarakat juga diminta sebab saat pengerjaan, sistem buka tutup akan diberlakukan.

"Kita minta juga masyarakat bersabar soalnya akan pakai sistem buka tutup. Apalagi ruas jalan itu kan lumayan padat kendaraan perusahaan," pintanya.

Estimasi pihaknya, pengerjaan jalan 1 KM untuk jenis Rigid Beton menghabiskan anggaran sekitar Rp 10 Miliar. Berdasarkan hal tersebut, maka total investasi pihak perusahaan dalam perbaikan jalan tersebut mencapai Rp 28 Miliar.

"Itulah total investasi pihak perusahaan. Kita memang mengharapkan kolaborasi seperti itu dan kedepannya akan terus kita tingkatkan," katanya.

Ruas jalan Simpang Minas - Simpang Pemda - Simpang Tualang Timur memang sudah banyak dikeluhkan. Sejumlah pejabat pun sudah meninjau jalan ini.

Ruas jalan ini memiliki panjang 36,12 KM. Dari sepanjang jalan itu, sepanjang 7,8 KM mengalami kerusakan signifikan dan perbaikan baru menyentuh sepanjang 3,8 KM.

Kedepannya, katanya, Pemprov Riau akan meningkatkan pola kolaborasi seperti ini. Bagaimana pihak perusahaan juga terlihat dalam perbaikan jalan maupun fasilitas umum lainnya. Apalagi efesiensi di kalangan pemerintah membuat pola kolaborasi ini sangat diperlukan.

(Tribunpekanbaru.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.