Grid.ID – Aktris Sintya Marisca selama ini dikenal dengan citranya yang enerjik, tomboi, dan gemar mengendarai motor klasik. Namun, di balik penampilannya yang tangguh, Sintya ternyata memiliki sisi lembut dalam urusan asmara. Ia secara blak-blakan mengungkap kriteria pria idaman yang mampu meluluhkan hatinya.
Bukan pria sebaya yang ia cari, Sintya justru mengaku lebih tertarik pada pria yang memiliki sifat dewasa dan ‘kebapak-bapakan’.
Lebih Suka 'Diemong'
Dalam sesi bincang-bincang saat peluncuran film terbarunya, CLBK (Cinta Lama Babak Kedua), Sintya tak sungkan menyebut bahwa dirinya sangat menikmati peran sebagai pihak yang dibimbing dalam sebuah hubungan.
"Kalau aku pribadi, memang suka banget 'diemong' sama cowok. Jadi menurut aku, kalau cowok punya tingkat kedewasaan yang matang, itu punya daya tarik tersendiri," ujar Sintya Marisca di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026).
Bagi Sintya, sifat mengayomi adalah syarat mutlak. Ia mendambakan sosok pria yang bisa menjadi tempat bersandar dan mampu memberikan arahan yang menenangkan. Hal inilah yang membuatnya sering kali merasa lebih cocok dengan pria yang usianya jauh di atas dirinya.
Kedewasaan yang dimaksud Sintya bukan sekadar angka, melainkan kematangan dalam berpikir dan berkomunikasi. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sangat menghargai kualitas obrolan dalam sebuah hubungan.
"Sintya itu senang obrolan yang berbobot dan dalam. Jadi kalau cuma di permukaan saja, terus orangnya agak 'ngang-ngong' atau 'plenger' lebih baik izin mundur saja," tuturnya sambil tertawa.
Menurutnya, pria yang lebih tua cenderung memiliki pengalaman hidup yang lebih kaya, sehingga bisa diajak berdiskusi tentang banyak hal dengan perspektif yang lebih luas.
Sifat Asli Terbawa ke Pekerjaan
Kriteria personal Sintya ini ternyata diketahui betul oleh sutradara film CLBK, Ivander Tedjasukmana. Sang sutradara sengaja memasangkan Sintya dengan aktor Khiva Iskak agar chemistry di depan kamera muncul secara organik.
"Waktu proses casting, aku sempat cari tahu Sintya sukanya tipe cowok seperti apa. Ternyata dia cari yang bisa mengayomi. Makanya aku langsung kontak Khiva, karena dia punya aura itu," ungkap Vander.
Meski sempat canggung di awal, Sintya mengakui bahwa kepribadian Khiva yang dewasa membuatnya sangat nyaman selama proses syuting.
"Aku nggak masalah soal umur, yang penting adalah bagaimana dia memperlakukan aku (treat me)," pungkasnya.