TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) Sumatra Utara tampil di panggung Pesparawi Nasional XIV di venue aditorium Universitas Papua (Unipa), Manokwari, Jumat (26/6/2026).
Tampil dengan kostum merah menyala nomor urut 11 kontingen Sumatera Utara mencuri perhatian penonton melalui harmonisasi vokal yang kuat dan penampilan yang penuh penghayatan di hadapan dewan juri.
Sumatera Utara membawakan lagu wajib Pujian Setiap Waktu karya Rangga Arito Kulas, lagu pilihan terikat Memuji-Mu Pada Segala Waktuku serta lagu pilihan bebas Haleluya, yang keduanya merupakan karya Ondi Yohan Tambunan.
Sekretaris Umum LPPD Sumatera Utara, Erab Manik, mengaku bangga dengan penampilan yang ditunjukkan seluruh anggota tim.
Menurutnya, para peserta telah memberikan kemampuan terbaik setelah melalui proses persiapan yang panjang.
"Saya rasa semua orang pasti ingin memberikan yang terbaik. Itu menjadi komitmen kami sejak awal mengikuti Pesparawi Nasional XIV," ujarnya.
Erab menjelaskan persiapan tim sebenarnya telah dimulai sejak akhir tahun 2024. Hal itu dilakukan karena Pesparawi Nasional XIV semula dijadwalkan berlangsung pada 2025 sebelum akhirnya digelar pada 2026.
Selama masa penundaan, para peserta tetap menjalani latihan secara konsisten untuk menjaga kualitas vokal dan kekompakan tim.
Baca juga: Kontingen Pesparawi Sumatera Utara Tiba di Manokwari, Target Pertahankan Juara Umum
Menurutnya, perjalanan jauh dari Sumatera Utara menuju Manokwari menjadi motivasi tambahan bagi kontingen untuk tampil maksimal.
Karena itu, seluruh peserta bertekad memberikan penampilan terbaik sebagai bentuk keseriusan mengikuti ajang nasional tersebut.
Ia juga menilai persaingan pada kategori PSDC tahun ini berlangsung sangat ketat. Hampir seluruh provinsi yang tampil menunjukkan kualitas vokal, teknik, dan penguasaan panggung yang sangat baik sehingga membuat kompetisi semakin menarik.
Selain kategori PSDC, Erab mengungkapkan bahwa Sumatera Utara menjadi salah satu provinsi yang mengikuti seluruh kategori yang diperlombakan dalam Pesparawi Nasional XIV.
Total sebanyak 12 kategori diikuti sebagai bentuk komitmen daerah dalam pembinaan seni paduan suara gerejawi dan musik gereja.
"Kami datang dengan persiapan yang matang dan mengikuti seluruh kategori lomba. Sekarang kami menyerahkan hasilnya kepada dewan juri dan berharap dapat meraih hasil terbaik bagi Sumatera Utara," pungkasnya.