Konten Kreator Nova Nayla Bongkar 10 Cara Cegah Anak Tantrum Saat Liburan Sekolah
Dodi Hasanuddin June 27, 2026 12:35 AM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Siapa sangka, seorang wanita yang memiliki latar belakang pendidikan Teknik Sipil justru dikenal luas sebagai konten kreator parenting dan family travel yang kerap membagikan berbagai tips seputar pengasuhan anak di media sosial.

Dialah Nova Nayla dengan nama aslinya Ir. Nova Aryani, S.T., M.T., IPM. Merupakan sosok di balik akun Instagram @nova_nayla dan TikTok @novanayla.

Sebagai ibu dari dua anak, Nova aktif membagikan pengalaman nyata seputar kehidupan keluarga, mulai dari parenting hingga tantangan saat bepergian bersama anak.

Baca juga: Konten Kreator Fiktor Hawa Ungkap Alasan Buat Konten Motivasi yang Relate Bagi Penonton 

Menariknya, di balik foto-foto liburan keluarga yang terlihat tenang dan menyenangkan di media sosial, Nova mengaku ada banyak tantangan yang harus dihadapi para orang tua.

Mulai dari anak yang bosan selama perjalanan, sulit diajak bekerja sama, hingga tantrum di tempat umum menjadi situasi yang cukup sering terjadi saat family travel.

Berangkat dari pengalaman pribadinya, Nova membagikan 10 tips yang menurutnya dapat membantu orang tua mengurangi risiko anak tantrum selama liburan keluarga.

“Anak-anak memiliki kebutuhan yang berbeda dengan orang dewasa. Karena itu, orang tua perlu mempersiapkan perjalanan dengan cara yang lebih fleksibel dan ramah anak,” ujar Nova Nayla.

Baca juga: Dari Modal HP Sederhana, Konten Kreator Idoy Nih Bisa Beli Rumah Impian

Lalu apa saja tips yang dibagikan Nova?

1. Pilih Waktu Berangkat Sesuai Jadwal Anak

Nova mengatakan salah satu penyebab anak mudah rewel saat traveling adalah terganggunya jam tidur mereka.

Karena itu, ia menyarankan orang tua memilih jadwal keberangkatan yang tidak terlalu jauh dari rutinitas harian anak.

Jika memungkinkan, manfaatkan waktu tidur anak agar perjalanan terasa lebih nyaman.

2. Jangan Sampai Anak Kelaparan

Menurut Nova, rasa lapar sering kali menjadi penyebab utama anak kehilangan mood.

Karena itu, ia selalu membawa bekal makanan ringan, susu, buah, atau camilan favorit anak selama perjalanan.

“Kadang anak bukan marah atau rewel. Mereka hanya lapar dan belum bisa menyampaikan apa yang dirasakan,” katanya.

3. Bawa Mainan Favorit dari Rumah

Mainan kesayangan bisa menjadi penyelamat ketika anak mulai bosan.

Nova menyarankan orang tua membawa barang yang familiar bagi anak seperti boneka, buku gambar, mobil-mobilan, atau permainan edukatif sederhana.

Selain membuat anak lebih tenang, cara ini juga membantu mengurangi kejenuhan selama perjalanan.

4. Siapkan Aktivitas Selama Perjalanan

Nova tidak menyarankan orang tua hanya mengandalkan gadget.

Sebagai alternatif, anak bisa diajak bermain tebak-tebakan, membaca buku cerita, mewarnai, atau melakukan permainan sederhana bersama keluarga.

Selain menghibur, aktivitas tersebut juga dapat mempererat hubungan antara orang tua dan anak.

5. Turunkan Ekspektasi dan Ikuti Jadwal Anak

Poin ini menjadi salah satu yang paling sering diabaikan oleh orang tua.

Menurut Nova, banyak keluarga membuat itinerary yang terlalu padat saat liburan bersama anak.

Padahal, ketika bepergian bersama balita atau anak usia dini, orang tua perlu memahami bahwa ritme perjalanan harus mengikuti kebutuhan anak.

Mulai dari jam tidur, waktu makan, waktu bermain, hingga kondisi fisik anak perlu menjadi prioritas utama.

“Kalau traveling bersama anak, jangan memaksakan semua destinasi harus didatangi. Kadang kita harus mengubah rencana karena anak sedang lelah atau butuh istirahat,” ujarnya.

Nova menegaskan bahwa tujuan utama family travel bukan mengejar sebanyak mungkin tempat wisata, melainkan menciptakan pengalaman yang menyenangkan bersama keluarga.

6. Berikan Kesempatan Anak Bergerak

Anak-anak memiliki energi yang besar sehingga tidak bisa duduk diam terlalu lama.

Saat perjalanan jauh, Nova biasanya menyempatkan waktu untuk berhenti sejenak agar anak bisa berjalan-jalan kecil, bermain, atau sekadar meregangkan tubuh.

7. Libatkan Anak dalam Pengambilan Keputusan

Nova percaya anak akan lebih kooperatif jika merasa dilibatkan.

Misalnya dengan memberikan pilihan camilan, menentukan permainan yang ingin dilakukan, atau memilih aktivitas sederhana saat berada di lokasi wisata.

Cara ini membuat anak merasa dihargai dan lebih bersemangat selama perjalanan.

8. Siapkan Perlengkapan Darurat

Sebagai ibu, Nova selalu membawa perlengkapan cadangan seperti pakaian ganti, tisu basah, obat-obatan dasar, perlengkapan kebersihan, hingga kebutuhan anak lainnya.

Menurutnya, perlengkapan darurat sangat penting untuk mengantisipasi situasi yang tidak terduga.

9. Jangan Terlalu Kaku dengan Rencana

Nova mengingatkan bahwa perubahan rencana saat traveling bersama anak adalah hal yang sangat normal.

Karena itu, orang tua perlu lebih fleksibel agar suasana liburan tetap menyenangkan dan tidak berubah menjadi sumber stres.

10. Prioritaskan Kebahagiaan Anak daripada Konten Media Sosial

Sebagai konten kreator, Nova memahami keinginan banyak orang tua untuk mengabadikan momen liburan yang indah.

Namun menurutnya, kebutuhan anak tetap harus menjadi prioritas utama.

“Kenangan terbaik bukan selalu foto yang estetik, tetapi ketika anak merasa bahagia selama perjalanan,” ungkap Nova.

Bagi Nova Nayla, traveling bersama anak bukan tentang menciptakan liburan yang sempurna, melainkan menghadirkan momen kebersamaan yang berkualitas.

Ia berharap para orang tua dapat menikmati perjalanan dengan lebih santai dan tidak terlalu terbebani oleh ekspektasi yang tinggi.

“Anak mungkin lupa tempat yang dikunjungi, tetapi mereka akan selalu mengingat bagaimana perasaan mereka saat menghabiskan waktu bersama keluarga,” tutur Nova.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.