Kylian Mbappe dan Jose Mourinho Jadi 'Kombinasi Sempurna', Mantan Bintang Prancis dan Chelsea Yakin Pelatih Baru Akan Bangun Sistem Real Madrid di Sekitar Sang Penyerang
Agus Firmansyah June 27, 2026 12:47 AM

Kylian Mbappe dan Jose Mourinho disebut sebagai 'kombinasi sempurna' oleh mantan bintang Prancis dan Chelsea, Florent Malouda, yang memperkirakan pelatih baru itu akan membangun sistem Real Madrid sepenuhnya berpusat pada sang penyerang.


Mantan pemain sayap Chelsea tersebut meyakini bahwa Mourinho, yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih kepala Real Madrid, akan merancang kerangka taktiknya dengan fokus utama pada Mbappe. Menurutnya, kedua sosok itu memiliki pola pikir elit yang sama—berorientasi penuh pada kemenangan dan memperbaiki masalah struktural yang mengganggu performa klub musim lalu.


Mourinho kembali ke Bernabeu


Pelatih asal Portugal itu secara resmi kembali ke ibu kota Spanyol setelah menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun yang akan berlangsung hingga Juni 2029. Kesepakatan tersebut terjadi setelah Real Madrid membayar klausul pelepasan senilai €15 juta kepada Benfica. Mourinho dijadwalkan memimpin sesi latihan tim utama ketika persiapan pramusim dimulai pada 13 Juli mendatang. Tujuan utamanya adalah memaksimalkan potensi terbaik dari penyerang asal Prancis itu, yang meski mencetak 42 gol di semua kompetisi musim lalu, gagal meraih satu pun trofi.


Malouda memprediksi perubahan taktik


Manajer legendaris tersebut diharapkan akan menempatkan Mbappe—pencetak gol terbanyak Liga Champions dan La Liga musim lalu—sebagai pusat dari proyek olahraganya dalam upaya mengembalikan dominasi domestik Real Madrid.


Berbicara kepada BOYLE Sports, yang menawarkan peluang terbaru Piala Dunia, Malouda mengatakan: “Saya pikir mereka memiliki pola pikir yang sama, di mana mereka ingin membuktikan bahwa mereka adalah yang terbaik, dan saya rasa mereka memiliki kepentingan yang sejalan.”


“Saya pikir Mourinho adalah sosok yang tepat untuk membawa ketertiban dalam tim Real Madrid. Dia bukan lagi manajer yang sama seperti dulu. Dia tahu bahwa dia harus membangun hubungan dan koneksi dengan Kylian Mbappe. Saya yakin dia akan mencoba membangun sistem di sekeliling Mbappe agar sang pemain bisa memimpin tim. Yang terpenting, mereka berdua mencintai sepak bola.”


“Mereka memiliki semangat dan dedikasi yang sama terhadap sepak bola. Hal yang membuat mereka bahagia adalah hasil, dan hasil berarti memenangkan trofi. Itulah tujuan bersama yang mereka miliki.”


Madrid siap belanja besar musim panas ini


Restrukturisasi taktik yang dilakukan harus mampu mengatasi kurangnya kreativitas dalam tim setelah kepergian gelandang veteran Luka Modric pada musim panas 2025. Untuk menutup kelemahan tersebut, klub telah aktif memperkuat skuad dengan menghadirkan pemain-pemain top seperti Ibrahima Konate, Bernardo Silva, Marc Cucurella, dan Denzel Dumfries.


Malouda menambahkan: “Melihat perekrutan pemain yang mereka lakukan, saya bisa melihat ada refleksi mendalam terhadap musim ini. Mourinho memiliki keahlian untuk memperbaiki masalah-masalah yang muncul. Seperti yang diharapkan setelah kepergian Luka Modric, ketika mereka harus memperbarui lini tengah, Mourinho adalah orang yang tepat untuk menemukan keseimbangan itu agar seseorang seperti Mbappe bisa mencetak gol, memimpin, dan mengangkat trofi. Mereka bisa menjadi kombinasi yang sempurna.”


Pembangunan pramusim dimulai cepat


Mourinho akan langsung diuji kemampuan manajerialnya ketika harus memadukan skuad bertabur bintang dalam jadwal pramusim yang padat. Dewan direksi klub pun berupaya merampungkan transfer penting sebelum kompetisi La Liga musim baru resmi dimulai pada akhir pekan 15 Agustus.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.