BOLASPORT.COM - Pramono Anung meminta Shin Tae-yong untuk mempersembahkan trofi juara bagi Persija Jakarta.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, bakal sering bersinggungan dengan Shin Tae-yong.
Pramono merupakan gubernur yang terpilih pada 2025 dengan masa jabatan lima tahun.
Di provinsi Daerah Khusus Jakarta, terdapat klub dengan basis massa masif yaitu Persija Jakarta.
Persija baru saja menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala untuk musim 2025/26.
Pada tahun pertama Pramono menjabat gubernur, Persija gagal meraih trofi.
Pelatih Mauricio Souza pun langsung dilepas usai hanya finis sebagai peringkat ketiga.
Terakhir kali Persija menjuarai liga yaitu pada Liga 1 2018.
Saat itu, Jakarta yang masih berstatus ibukota dipimpin gubernur Anies Baswedan.
Kini, Pramono mendukung langkah manajemen Persija jor-joran belanja pelatih dan pemain.
Pada perayaan HUT Jakarta ke-500, Pramono pun meminta satu hal pada Shin Tae-yong.
"Mr. Shin Tae-yong, saya harap tahun depan, bertepatan dengan abad kelima, peringatan 500 tahun Jakarta," tutur Pramono dikutip dari Kompas.com.
"Mohon berikan kami hadiah spesial," pintanya.
"Karena 2027 nanti Jakarta 500 tahun, 2028 Persija 100 tahun, jadi kadonya lebih awal lah."
Untuk diketahui, Liga 1 atau Super League saat ini dikuasai rival bebuyutan Persija, Persib Bandung.
Persib sudah menjuarai liga selama tiga musim beruntun sejak 2024 hingga 2026.
Keputusan Persija menunjuk Shin Tae-yong untuk menyaingi Persib tersebut bisa dianggap sebagai perjudian.
Shin lebih dikenal sebagai pelatih Timnas Indonesia selama lima tahun.
Namun pekerjaan terakhir Shin sebagai pelatih klub terbilang gagal.
Ia ditunjuk sebagai pelatih klub K-League, Ulsan HD, tetapi hanya bertahan dua bulan.
Mampukah Shin Tae-yong mewujudkan harapan segenap masyarakat Jakarta?