Kadis PMD Manggarai Timur Minta Mahasiswa KKN Unika Ruteng Hadir sebagai Mitra Warga di Desa
Cristin Adal June 27, 2026 04:47 AM

 

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Mahasiswa Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026 dituntut hadir sebagai mitra strategis masyarakat. 

Mereka mengemban misi penting untuk membangun kesadaran kritis sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam mengawal pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai Timur.

Sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian, para peserta mendapat pembekalan intensif mengenai dinamika pembangunan desa di Aula Gedung Utama Timur (GUT) Lantai 5 Kampus Unika Santu Paulus Ruteng, Kamis (25/6/2026).

Materi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Manggarai Timur, Gaspar Nanggar, S.ST. Gaspar mengajak mahasiswa memahami berbagai persoalan sekaligus melihat potensi besar yang dimiliki desa-desa di Manggarai Timur sebagai modal pembangunan berkelanjutan.

Adapun program KKN Tematik 2026 ini akan berjalan dengan fokus pada dua isu utama, yaitu pencegahan dan penanggulangan stunting serta peningkatan literasi.

Baca juga: Mahasiswa KKN Unika Ruteng Dibekali Edukasi Pangan B2SA untuk Cegah Stunting di Manggarai Timur

Mahasiswa Perlu Memahami Realitas Desa

Dalam pemaparannya, Gaspar menegaskan bahwa keberhasilan program KKN tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mahasiswa menyusun program kerja, tetapi juga oleh kepekaan mereka dalam memahami kondisi riil masyarakat.

Saat ini, desa-desa di Kabupaten Manggarai Timur masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan. Mulai dari rendahnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan, keterbatasan pengawasan program, hingga belum optimalnya pengelolaan potensi lokal.

Karena itu, mahasiswa diminta hadir sebagai mitra yang mampu menggerakkan kesadaran warga sekaligus membantu mengidentifikasi solusi atas berbagai persoalan.

“Mahasiswa harus mampu membaca kondisi desa secara utuh. Program yang dirancang harus berangkat dari kebutuhan masyarakat dan potensi yang dimiliki desa, bukan sekadar berdasarkan asumsi,” tegas Gaspar.

Baca juga: Mahasiswa KKN Tematik Unika Ruteng Dibekali Penanganan Stunting di Manggarai Timur

Tantangan Partisipasi dan Penurunan Dana Desa

Salah satu persoalan klasik yang disorot adalah masih terbatasnya keterlibatan masyarakat dalam forum pengambilan keputusan, termasuk Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang Desa). Kondisi tersebut sering kali menyebabkan program yang dirancang di tingkat desa kurang tepat sasaran.

Selain itu, pengawasan terhadap penggunaan anggaran juga masih menghadapi kendala akibat keterbatasan kapasitas kelembagaan dan rendahnya keterlibatan warga secara swadaya.

Tantangan ini kian berat lantaran desa-desa di Kabupaten Manggarai Timur harus menghadapi penurunan alokasi Dana Desa pada tahun anggaran 2026. Kondisi fiskal ini menuntut pemerintah desa untuk semakin kreatif dan inovatif dalam mengelola sumber daya yang terbatas.

Mahasiswa KKN diharapkan dapat berkontribusi menghadirkan gagasan sederhana namun berdampak signifikan, terutama dalam bidang pemberdayaan ekonomi, penguatan literasi, serta pendampingan kelompok masyarakat.

Mengoptimalkan Potensi 12 Desa Wisata

Di balik rentetan tantangan tersebut, Gaspar menyebut Manggarai Timur sebenarnya memiliki potensi lokal yang sangat besar di sektor pariwisata, pertanian, peternakan, perikanan, budaya, hingga ekonomi kreatif.

Saat ini, Manggarai Timur setidaknya telah memiliki sedikitnya 12 desa wisata yang tersebar di berbagai kecamatan, mulai dari kluster agrowisata, budaya, sejarah, hingga wisata bahari.

“Potensi desa sangat besar. Yang dibutuhkan adalah kreativitas, inovasi, dan kemampuan mengelola potensi tersebut agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada akhir sesi pembekalan, Gaspar mengingatkan bahwa KKN adalah ruang belajar dua arah. Ia mengajak mahasiswa untuk proaktif membangun komunikasi yang sehat dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan setempat.

Sebagai informasi, kegiatan pembekalan KKN Tematik 2026 Unika Ruteng ini masih akan berjalan dalam beberapa sesi ke depan dengan menghadirkan narasumber dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta mitra pembangunan daerah lainnya.

Selvianus Hadun/Unika Santu Paulus Ruteng/TRIBUN FLORES

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.