Mantan Direktur WHO Asia Tenggara Hadiahkan Tujuh Buku untuk Jakarta
GH News June 27, 2026 07:08 AM
Jakarta -

Jakarta bukan sekadar tempat tinggal bagi Prof. Tjandra Yoga Aditama. Kota ini adalah ruang kehidupan yang menemaninya sejak dilahirkan pada tahun 1955 hingga kini, ketika usia telah melewati tujuh dekade. Dari masa kanak-kanak di Jalan Panglima Polim Raya, Kebayoran Baru, hingga masa lansia di Jalan Poncol, Cilandak, Jakarta telah menjadi saksi perjalanan hidupnya.

Karena itu, menjelang Hari Ulang Tahun Jakarta ke-499, mantan Direktur WHO untuk Asia Tenggara itu memberikan sebuah "kado" sederhana bagi kota yang telah banyak memberi. "Sebagai insan yang sepanjang hidup berkecimpung di dunia pendidikan dan kesehatan, saya menyerahkan sejumlah buku karya saya kepada Perpustakaan Jakarta," ujarnya saat berbincang dengan detikEdu, Jumat (26/6/2026).

Tujuh buku yang diserahkan merupakan kumpulan pemikiran dan tulisan yang lahir dari berbagai peristiwa penting di bidang kesehatan. Sebagian besar ditulis sejak pandemi COVID-19 melanda dunia pada tahun 2020, lalu berlanjut hingga berbagai isu kesehatan yang terbit sampai tahun 2025. Buku-buku tersebut yaitu:

1. COVID-19 Dalam Tulisan Prof Tjandra - Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI2. COVID-19 Dalam Tulisan Prof Tjandra Jilid 2 - Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI3. COVID-19 Dalam Tulisan Prof Tjandra Jilid 3 - Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI4. COVID-19 Dalam Tulisan Prof Tjandra Jilid 4 - Universitas YARSI5. Peristiwa Kesehatan Catatan Prof Tjandra - Juni - Desember 2022 - Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI6. 50 Tulisan Kesehatan Prof Tjandra tahun 2023 - Perhimpunan Dokter Paru Indonesia7. Catatan Peristiwa Kesehatan Prof Tjandra - Januari -Desember 2024 - Guepedia

Sebenarnya masih ada satu buku lagi, berisi kumpulan tulisan terbaru tahun 2025 berjudul "134 Tulisan Kesehatan Prof Tjandra tahun 2025" yang diterbitkan oleh Perhimpunan Dokter Paru Indonesia. Buku ini sedang dalam proses penerbitan dan diharapkan segera dapat melengkapi koleksi tersebut.

"Saya merasa berbesar hati karena pada 25 Juni 2026, ketujuh buku itu diterima langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta di kompleks TIM, Dr. Nasruddin Djoko Surjono, MBA," ujarnya.

Penyerahan ini dapat terlaksana berkat bantuan dan fasilitasi dr. Widyastuti, MKM, yang telah ia kenal sejak yang bersangkutan menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta hingga 2023. Kini Widya menjabat Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta.

Menariknya, kunjungan tersebut merupakan pengalaman pertama Prof Tjandra mendatangi Perpustakaan Jakarta/Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin. Ia mengaku mendapatkan kesan yang sungguh luar biasa.

Pertama, terkesan oleh ramainya pengunjung. Hampir di setiap sudut tampak warga yang datang untuk membaca, berdiskusi, ataupun sekadar menikmati suasana. Pemandangan ini menunjukkan bahwa minat baca masyarakat Jakarta sesungguhnya cukup tinggi. Bahkan, "Suasananya mengingatkan saya pada berbagai perpustakaan besar dunia yang pernah saya kunjungi, seperti di New York, Tokyo, maupun Sydney.'

Kedua, koleksi buku yang tersedia sangat kaya dan lengkap. Tersusun di gedung bertingkat dengan fasilitas yang nyaman, perpustakaan ini benar-benar menjadi rumah pengetahuan bagi warga. Ia berharap buku-buku yang disumbangkan dapat menjadi salah satu pilihan bacaan bagi sesama warga Jakarta. Di masa mendatang, ia pun berencana menyerahkan beberapa karya lainnya.

Ketiga, Prof Tjandra melihat banyak program inovatif yang diselenggarakan, mulai dari kegiatan membaca bersama, Studio Imersif yang interaktif, hingga program "Night at Library" yang unik. Beragam kegiatan kreatif seperti ini tidak hanya menarik minat masyarakat, tetapi juga menjadikan perpustakaan hadir sebagai bagian dari denyut kehidupan sehari-hari warga kota.

Apa yang dilihatnya di Perpustakaan Jakarta merupakan salah satu perwujudan nyata dari ungkapan lama bahwa "membaca adalah jendela dunia". Di tengah cita-cita menjadikan Jakarta sebagai Kota Global, keberadaan perpustakaan yang hidup, inklusif, dan dekat dengan masyarakat tentu menjadi modal sosial yang sangat berharga.

"Selamat ulang tahun ke-499 untuk Jakarta, kota yang sedang melangkah menuju lima abad perjalanannya. Semoga Jakarta semakin maju, warganya semakin sejahtera, dan budaya membaca terus tumbuh menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari," tuturnya.

Sudrajat
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.