Dapat Rekor MURI di Jakarta Water Hero, Pramono Tegaskan Air Bersih untuk Warga Jadi Prioritas
Satrio Sarwo Trengginas June 27, 2026 09:07 AM

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima penghargaan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam ajang Jakarta Water Hero 2026 yang digelar PAM Jaya di kompleks Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas transformasi dan peningkatan layanan air bersih di Jakarta yang terus didorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama PAM Jaya.

Meski menerima penghargaan bergengsi itu, Pramono menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan utama. 

Menurutnya, yang lebih penting adalah memastikan masyarakat, terutama kelompok rentan, mendapatkan akses air bersih.

“Bagi saya rekor MURI tadi semacam memberikan apresiasi terhadap apa yang kita lakukan. Tapi yang lebih penting, yang terpenting bahwa keberpihakan kita untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan, itu tetap menjadi target utama PAM Jaya,” kata Pramono.

Ia meyakini kolaborasi antara Pemprov DKI, DPRD DKI Jakarta, dan PAM Jaya akan mempercepat pemerataan layanan air bersih di ibu kota.

“Kalau ini bisa kita jalankan bersama, mudah-mudahan masyarakat di Jakarta ini merasa lebih aman, lebih nyaman hidup di Jakarta,” ujarnya.

PAM Jaya Ajak Warga Tinggalkan Air Tanah

Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan Jakarta Water Hero yang kini memasuki tahun keempat digelar sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan dan para pemangku kepentingan yang berkontribusi terhadap pengembangan layanan air perpipaan.

“Ini bagian dari bentuk apresiasi kami kepada pelanggan PAM JAYA. Ini tahun keempat, rangkaian yang benar-benar kami buat untuk meyakinkan dan memastikan bahwa pelanggan sangat berperan penuh terhadap perkembangan perusahaan PAM JAYA,” kata Arief.

Dalam kesempatan itu, PAM Jaya juga kembali mengampanyekan pengurangan penggunaan air tanah di Jakarta.

Arief berharap masyarakat mulai beralih ke layanan air perpipaan seiring semakin luasnya jaringan distribusi yang dibangun perusahaan.

“Kami terus memaksimalkan air bersih berkualitas air minum masuk ke setiap rumah di Jakarta. Mudah-mudahan masyarakat mulai stop dengan air tanahnya ketika pipanisasi PAM JAYA sudah masuk ke rumah,” ujarnya.

Sambungan Gratis hingga Bagi 5.000 Toren Air

Untuk memperluas akses air bersih, PAM Jaya juga terus menggenjot program sambungan baru bagi pelanggan.

Menurut Arief, pelanggan dari kelompok tarif tertentu mendapatkan fasilitas pemasangan sambungan gratis dan biaya yang lebih terjangkau.

“Pelanggan kelompok tarif 2A1 dan 2A2 yang wajib dibantu kami berikan gratis sambungannya. Kemudian kelompok 2A3 dan 2A4 juga kami berikan sambungan dengan harga yang sangat bijak,” katanya.

Tak hanya itu, PAM Jaya juga menyiapkan 5.000 toren air bagi masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari upaya menghadapi potensi dampak El Nino.

“Kami juga memberikan 5.000 toren tahun ini untuk memastikan masyarakat yang wajib dibantu memiliki akses air bersih sebagai bagian dari menghadapi El Nino,” ucap Arief.

Pramono Ingin Target Air Bersih 100 Persen Tercapai pada 2029

Dalam sambutannya, Pramono turut mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Water Hero yang telah memasuki tahun keempat.

Ia berharap penghargaan tersebut menjadi pemacu semangat bagi PAM Jaya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menuntaskan target cakupan layanan air bersih 100 persen pada 2029.

Balkoters Sabet Penghargaan

Dalam ajang Jakarta Water Hero 2026 ini, PAM Jaya juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah individu, komunitas, perangkat daerah, hingga lembaga yang dinilai berkontribusi dalam mendukung program perluasan layanan air bersih di Jakarta.

Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Koordinatoriat Wartawan Balai Kota dan DPRD DKI Jakarta (Balkoters) yang mendapat apresiasi karena dinilai berperan aktif mendukung target 100 persen cakupan layanan PAM Jaya di Jakarta.

Penghargaan serupa juga diberikan kepada sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan lain yang selama ini ikut mendorong pengembangan layanan air perpipaan di Ibu Kota.

Berita terkait

  • Baca juga: Efek Shin Tae-yong ke Persija, Pramono Blak-blakan Tagih Trofi Juara di Ultah Ke-500 Jakarta
  • Baca juga: Banyak Keluhan SPMB Jakarta, Pramono Akui Tak Semua Siswa Dapat Masuk Sekolah Favorit
  • Baca juga: Pramono Siapkan Rp100 Miliar untuk LPDP Jakarta, 75 Anak Bisa Kuliah Gratis di Luar Negeri!

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.