TRIBUN-BALI.COM - Dalam ajaran Agama Hindu, perkawinan bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan sebuah ikatan suci yang disaksikan oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis, sejahtera, dan penuh dharma.
Karena itu, setiap tahapan dalam prosesi perkawinan umumnya disertai dengan doa dan mantra sebagai bentuk permohonan restu, keselamatan, serta kebahagiaan bagi kedua mempelai.
Selain doa perkawinan, umat Hindu juga mengenal berbagai doa sehari-hari yang dipanjatkan dalam berbagai momen kehidupan.
Berikut kumpulan doa perkawinan dalam Agama Hindu beserta doa-doa lainnya yang dapat diamalkan.
1. Doa Ikatan Perkawinan
Mantra:
OM Samany jantu visve devah, sam apo hrdayani nau
sam matarisva sam ghata, samudesti dadhatu nau
(R.W. 85.17)
Baca juga: 5 Doa untuk Prosesi Acara Resmi dalam Agama Hindu, Termasuk Doa dalam Acara Pelatihan
Artinya:
Ya Hyang Widhi, semoga para Dewa dan Api mempersatukan hati kami. Semoga Matarishwa, Ghata, dan Deshtri memadukan kami dalam kesatuan.
2. Doa Perkawinan yang Diucapkan Mempelai Wanita
Mantra:
OM Dirghayur astu mepatir jivati saradah satam.
(A.W. XIV.2.71)
Artinya:
Ya Hyang Widhi, semoga suamiku dikaruniai umur panjang dan semoga ia hidup hingga seratus tahun.
3. Doa Perkawinan yang Diucapkan Mempelai Pria (Laki-laki)
Mantra:
Samaham asmi rktvam dyaur aham prthivi tvam
(A.W. XIV.2.71)
Artinya:
Aku sebagai lagu (saman), engkau sebagai irama (rk). Aku adalah langit, engkau adalah bumi.
4. Doa Sumpah Perkawinan
Mantra:
Grhnami te saubhagatvaya hastam
maya patya jaradastir yathasah
bhago aryama savita puramdhir
mahyam tvadur garhapatyaya devah
(R.W. X.85.36)
Artinya:
Saya pegang tanganmu demi keberuntungan.
Semoga engkau hidup lama bersama saya dalam hubungan suami dan istri.
Ya Hyang Widhi dalam perwujudan-Mu sebagai Dewa Bhaga, Aryama, Sawitar, dan Purandhi, Engkau menganugerahkan suami kepadaku sebagai penuntun keluarga dan menganugerahkan istri kepadaku sebagai pengatur rumah tangga.
5. Doa untuk Keselamatan Pengantin
Mantra:
OM Sumangalir iyam vadhur, imam sameta pasyat,
saubhagyam asyai dattvaya, thastam vim paretana.
(R.V. X.85.33)
Artinya:
Ya Hyang Widhi, tampakkanlah keberuntungan kepada pengantin ini. Datanglah, rahmatilah, juga seluruh yang hadir. Semoga ia memperoleh kesejahteraan dan kembali ke rumah dengan selamat.
6. Doa Perkawinan yang Diucapkan oleh Orang Lain
Mantra:
OM Ihemavindra sam nuda vakavakeva dampati.
Artinya:
Ya Hyang Widhi, persatukanlah kedua mempelai ini. Ya Indra, semoga mereka bersatu seperti burung chakrawaka dengan pasangannya.
7. Doa Melahirkan
Mantra:
OM Brhatsumnah prasawita niwesano
jagatah sthaturub hayasya yo wasi
sano dewah sawita sarma yaccha twasme
ksayaya triwarutham amhasah
Artinya:
Ya Hyang Widhi Yang Maha Pengasih, Engkaulah yang memberi kehidupan kepada alam semesta dan menegakkannya. Engkau mengatur segala yang bergerak maupun yang tidak bergerak.
Semoga Engkau memberikan perlindungan kepada kami demi ketenteraman hidup serta kemampuan untuk menghindari segala kekuatan yang jahat.
Mantram Gayatri (Savitri Mantram) Setelah Bayi Lahir
Setelah bayi lahir dan selesai dimandikan, ayah bayi atau orang yang dituakan dan hadir di tempat tersebut membisikkan Mantram Gayatri masing-masing tiga kali pada telinga kanan dan kiri bayi.
Mantra:
OM Bhur Bhuvah Svah
Tat Savitur Varenyam
Bhargo Devasya Dhimahi
Dhiyo Yo Nah Pracodayat
OM Santih Santih Santih OM
Doa-doa dalam perkawinan Hindu mengandung makna mendalam tentang kesetiaan, keharmonisan, tanggung jawab, serta harapan akan kehidupan rumah tangga yang penuh berkah.
Melalui setiap mantra yang dipanjatkan, umat memohon tuntunan dan perlindungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar perjalanan hidup bersama senantiasa dilandasi cinta kasih dan dharma.
Selain doa perkawinan, doa-doa sehari-hari juga dapat menjadi pengingat untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan dalam setiap aktivitas dan tahapan kehidupan.
(*)