Sosok AKBP Iwan Permadi, Eks Kapolres Sitaro, Pernah Ungkap Kasus Prostitusi Online Terbesar Sulut
Rizali Posumah June 27, 2026 02:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID -- Gerbong mutasi di jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara kembali bergerak.

Berdasarkan Surat Telegram resmi yang dikeluarkan oleh Kapolri pada 25 Juni 2026, sejumlah Pejabat Utama (PJU) serta Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) di wilayah hukum Polda Sulut resmi dialihkan ke penugasan yang baru.

Salah satu nama yang ikut mendapat jatah mutasi adalah AKBP Iwan Permadi.

Perwira menengah yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) ini dimutasi ke penugasan baru, yakni dimutasi sebagai Wadirpamobvit Polda Sulawesi Utara.

Wadirpamobvit (Wakil Direktur Pengamanan Objek Vital) adalah jabatan perwira polisi setingkat di bawah Direktur (Dirpamobvit) yang bertugas membantunya dalam menyelenggarakan pengamanan berbagai objek vital di tingkat Polda, termasuk kawasan tertentu, pariwisata, VIP, hingga mengaudit sistem pengamanan

Selama kepemimpinannya, ia tidak hanya dikenal sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai figur pelindung yang melekat erat di hati masyarakat. 

Lantas, seperti apa profil perwira dua melati ini?

Di kalangan masyarakat dan personel kepolisian, AKBP Iwan Permadi dikenal luas sebagai sosok pemimpin yang sangat tegas saat melaksanakan tugas.

Di bawah komandonya, berbagai kasus kejahatan di wilayah hukum Sitaro langsung ditindak dengan cepat dan tanpa pandang bulu.

Ketegasannya dalam mengeksekusi hukum membuat para pelaku kriminal berpikir panjang sebelum melancarkan aksi kejahatan di Sitaro.

Efek jera yang ditanamkannya berhasil menekan angka kriminalitas.

Menjadi seorang polisi bukanlah pilihan karier yang datang secara tiba-tiba bagi Iwan Permadi.

Itu adalah cita-cita mulianya sejak masa kecil.

Pria kelahiran Manado, 21 April 1975 ini berhasil mewujudkan impian masa kecilnya untuk mengenakan seragam Korps Bhayangkara.

Suami dari Marlein dan ayah dari tiga putri ini memulai perjalanan karier di Polda Sulawesi Utara setelah lulus dari Perwira Polisi Sumber Sarjana (PPSS) pada tahun 2000.

Sejak saat itu, dedikasinya tidak pernah luntur, membawa dirinya melangkah dari satu jabatan strategis ke jabatan strategis lainnya hingga dipercaya memegang tongkat komando di Polres Sitaro.

Menariknya, AKBP Iwan Permadi tercatat sebagai Kapolres terlama yang menjabat di Kabupaten Sitaro, dengan masa bakti kurang lebih empat tahun.

Iwan juga dikenal sebagai sosok yang paling responsif dan cepat bertindak, terutama dalam memimpin penanganan evakuasi serta bantuan saat terjadi peristiwa bencana alam.

Hal ini terbukti saat terjadinya Banjir Bandang yang menerjak Sitaro pada Januari 2026 kemarin. 

Meski kehilangan Mapolres yang ikut hancur berantakan diterjang banjir, dirinya tetap aktif melaksanakan tugas dan tetap menkonsolidasi pasukannya untuk turut bergerak melakukan evakuasi dan pembersihan pasca banjir. 

Sebelum mengemban amanat sebagai Kapolres Sitaro, AKBP Iwan Permadi memiliki rekam jejak positif.

Saat bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulut, ia memimpin pengungkapan berbagai kasus dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah.

Salah satu prestasi adalah membongkar kasus korupsi dana penanganan Covid-19 di Kabupaten Minahasa Utara Tahun Anggaran 2020.

Kasus megakorupsi ini mencatatkan kerugian negara mencapai Rp 61 miliar, dengan memeriksa sedikitnya 34 orang saksi.

Tidak berhenti di situ, ia juga sukses menuntaskan kasus korupsi dana hibah air minum tahun 2017 di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Duasudara Bitung dengan nilai kerugian negara Rp 14 miliar, yang menyeret para pelakunya ke vonis 10 tahun penjara.

Bukan hanya di bidang tindak pidana korupsi, Iwan Permadi juga mengukir tinta emas dalam sejarah penegakan hukum digital di Indonesia Timur.

Ia memimpin tim yang pertama kali berhasil mengungkap dan menangani kasus Prostitusi Online melalui aplikasi BeeTalk di wilayah hukum Polda Sulut.

Biodata dan Rekam Jejak AKBP Iwan Permadi

  • Nama Lengkap: AKBP Iwan Permadi
  • Tempat, Tanggal Lahir: Manado, 21 April 1975
  • Pendidikan Polisi: Perwira Polisi Sumber Sarjana (PPSS) Tahun 2000
  • Status: Menikah
  • Anak: 4

Jenjang Kepangkatan

  • IPDA : 1 Agustus 1999
  • IPTU : 1 Januari 2003
  • AKP : 1 Januari 2006
  • KOMPOL : 1 Januari 2011
  • AKBP : 1 Juli 2016

Riwayat Penugasan / Jabatan

  • Pamapta Polres Minahasa
  • Kanit Res Intel Polsek Tomohon Polres Minahasa
  • Kanit Provost Polres Minahasa
  • Waka Polsek Amurang Polres Minahasa
  • Kapolsek Tomohon Utara Polres Tomohon
  • Kapolsek Eris Polres Minahasa
  • Kaur Mintu Rolog Polda Sulut
  • Kasat Reskrim Polres Tomohon
  • Kasat Reskrim Polres Minsel
  • Kanit V Sat OPS II DIT Reskrim Polda Sulut
  • Kanit I Subdit III Ditreskrimun Polda Sulut
  • Kabag OPS Polres Minsel Polda Sulut
  • Kasubbag Kerma DIT Binmas Polda Sulut
  • Waka Polres Sangihe
  • Kasubaganev Bagnin OPS Ditreskrimum Polda Sulut
  • Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Sulut
  • Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Sulut
  • Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Sulut
  • Kapolres Kepulauan Sitaro (Jabatan Terakhir hingga Juni 2026)
  • Wadirpamobvit (Wakil Direktur Pengamanan Objek Vital) Polda Sulut Juni 2026.

Kasus Menonjol & Prestasi Pengungkapan Hukum

  1. Kasus Megakorupsi Covid-19 (Minahasa Utara, 2020): Membongkar penyelewengan dana Covid-19 dengan kerugian negara sebesar Rp 61 Miliar (34 saksi diperiksa).
  2. Kasus Korupsi Hibah PDAM Duasudara (Bitung, 2017): Menuntaskan kasus penyalahgunaan dana hibah air minum dengan kerugian negara Rp 14 Miliar (Pelaku divonis 10 tahun penjara).
  3. Pionir Pemberantasan Prostitusi Siber: Berhasil mengungkap dan menindak hukum jaringan prostitusi online besar di Sulawesi Utara via aplikasi BeeTalk.

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.