Genjot Kualitas Data Pembangunan, BPS Rote Ndao 'Turun Gunung' Bina OPD
Edi Hayong June 27, 2026 07:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rote Ndao terus bergerak cepat membenahi carut-marut akurasi data pembangunan di daerah. 

Langkah ini dilakukan melalui penguatan pembinaan statistik sektoral yang menyasar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan berbagai lembaga vertikal di Rote Ndao.

​Upaya intensif ini sengaja diambil demi memastikan seluruh instansi pemerintah mampu menghasilkan data yang akurat, berkualitas dan sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan sebagai fondasi kebijakan daerah.

​Kepala BPS Rote Ndao, melalui Kepala Subbagian Umum, Isai Suarjo Hendrik Adu, mengatakan bahwa statistik sektoral yang diproduksi dinas maupun kementerian di daerah adalah kunci krusial untuk menunjang pembangunan, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Baca juga: Seluruh Pelaku Usaha Akan Didata, BPS Mulai Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Rote Ndao

​"Kita telah lakukan pembinaan agar dinas dan instansi vertikal bisa menghasilkan data statistik yang benar-benar sesuai dengan kaidah baku yang sudah ditetapkan," ucap Isai, Sabtu (27/6/2026).

​Diungkapkannya, BPS tidak ingin pembinaan ini hanya menjadi sekadar formalitas. 

BPS Rote Ndao bahkan mengagendakan pembinaan formal sebanyak empat hingga lima kali dalam setahun, yang diperkuat dengan pendampingan informal secara terus-menerus.

​Melalui penetrasi ini, kata Isai, BPS membidik target agar setiap instansi tidak lagi asal-asalan dalam mengumpulkan, mengolah dan menyajikan data. 

Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar baku statistik di semua lini birokrasi.

Baca juga: BPS Canangkan Desa Cantik di Taebenu, Dorong Penguatan Data Desa

​"Harapan kami, dinas dan lembaga semakin melek statistik. Data yang dihasilkan harus berkualitas, tepat waktu, serta jelas konsep dan definisinya. Seluruh prosesnya wajib bisa dipertanggungjawabkan," lugas Isai.

​Dengan genjotan kapasitas yang masif ini, pihaknya optimistis pasokan data dari OPD ke depan akan jauh lebih valid dan tepercaya. 

Ia menilai, data yang bersih dan akurat ini menjadi harga mati agar perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi program pembangunan di Kabupaten Rote Ndao bisa dieksekusi secara tepat sasaran tanpa salah sasaran. (rio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.