TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SMA Negeri 4 Pekanbaru pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 membludak.
Hingga penutupan pendaftaran, jumlah calon peserta didik yang mendaftar mencapai 1.415 orang.
Angka tersebut jauh melampaui daya tampung sekolah yang hanya 568 kursi.
Artinya, sekitar 847 pendaftar dipastikan tidak dapat diterima, dengan tingkat persaingan mencapai hampir tiga calon siswa untuk memperebutkan satu kursi.
Berdasarkan data daya tampung yang diterbitkan SMAN 4 Pekanbaru, kuota penerimaan tersebar melalui sejumlah jalur, yakni domisili sebanyak 172 kursi, afirmasi dan disabilitas 170 kursi, mutasi 28 kursi, prestasi rata-rata nilai rapor 40 kursi, prestasi nilai TKA 17 kursi, prestasi akademik dan nonakademik 57 kursi, tahfiz Al-Qur'an 45 kursi, prestasi kepemimpinan 28 kursi, serta prestasi akademik dan nonakademik internasional 11 kursi.
Kepala SMAN 4 Pekanbaru, H. Sahid Suwarno, S.Pd, MM menyampaikan apresiasi atas tingginya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah yang dipimpinnya.
"Keluarga Besar SMA Negeri 4 Pekanbaru mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dan antusiasme masyarakat dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027," katanya, Sabtu (27/6/2026).
"Jumlah pendaftar mencapai 1.415 peserta. Capaian ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan, membentuk generasi yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan," tambahnya.
Menurut dia, tingginya jumlah pendaftar menjadi bukti nyata kepercayaan masyarakat kepada SMAN 4 Pekanbaru sebagai salah satu sekolah favorit di Kota Pekanbaru.
Ia menegaskan, kepercayaan tersebut akan dijawab dengan komitmen meningkatkan kualitas pembelajaran, pelayanan pendidikan, serta pembinaan karakter peserta didik.
Membludaknya jumlah pendaftar juga menunjukkan tingginya persaingan dalam SPMB tahun ini.
Dengan kuota hanya 568 siswa, tidak semua calon peserta didik yang mendaftar dapat diterima sehingga proses seleksi di setiap jalur diperkirakan berlangsung sangat ketat.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)