SURYAMALANG.COM, MALANG - Tim pelatih Akademi Arema FC dibuat terkesan oleh kualitas para peserta yang mengikuti hari pertama seleksi terbuka di ARG Soccerfield, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu (27/6/2026).
Penampilan para pesepak bola muda dari kelompok usia U-10 hingga U-18 dinilai tampil luar biasa dan melampaui ekspektasi awal.
Hal ini membuat tim pemandu bakat optimis bisa menjaring banyak talenta baru yang memiliki kemampuan individu di atas rata-rata pemain reguler saat ini.
Seleksi yang diikuti kelompok usia U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-18 tersebut menjadi bagian dari upaya Arema FC memperkuat fondasi pembinaan pemain muda sekaligus menjaring talenta terbaik untuk memperkuat berbagai kompetisi usia dini.
Head of Youth Development Arema FC, Doni Suherman, mengaku puas dengan kualitas peserta yang mengikuti seleksi pada hari pertama.
Menurut Doni, khusus kelompok usia U-16 dan U-18, banyak pemain yang mampu menunjukkan kemampuan di atas ekspektasi tim pelatih.
"Untuk seleksi hari ini saya kira sangat bagus. Terutama di kelompok U-16 dan U-18 dipenuhi anak-anak yang berkualitas" ucapnya dilansir dari laman resmi Arema FC, Sabtu (27/6/2026).
"Saya lihat, kita mendapatkan pemain-pemain yang sedikit di atas kualitas pemain reguler yang kita miliki. Saya bersyukur karena di seleksi ini kita bisa mendapatkan pemain-pemain yang sebelumnya belum kita miliki," imbuh Doni.
Doni mengungkapkan, tidak sedikit peserta yang berpeluang direkrut.
Bahkan, khusus di kelompok U-18, Doni menilai terdapat lebih dari satu tim yang memiliki kualitas sesuai karakter permainan yang diterapkan Akademi Arema FC.
"Yang direkrut tentu ada cukup banyak. Mereka adalah pemain-pemain potensial yang dalam dua hingga tiga tahun ke depan bisa menunjukkan kualitasnya di kelompok usia masing-masing" jelasnya.
"Terutama di U-18, banyak anak-anak yang bisa bersaing dengan pemain reguler kami. Bahkan saya melihat ada lebih dari satu tim yang memiliki karakter bermain sesuai dengan filosofi Arema," imbuh Doni.
Baca juga: Kericuhan Isu Anak Arema saat HUT Persebaya Dimanfaatkan Maling HP, Pukuli Korban Demi Sikat Vivo
Menurut Doni, pelaksanaan seleksi terbuka akan menjadi agenda rutin Akademi Arema FC.
Idealnya, seleksi digelar dua kali dalam setahun untuk memenuhi kebutuhan skuad di berbagai ajang kompetisi usia muda.
"Dalam satu tahun memang harus ada dua kali seleksi, karena kami harus mengikuti banyak kompetisi seperti Elite Pro Academy (EPA), Piala Soeratin, MJL, hingga Liga Topskor" bebernya.
"Target utama kami adalah menyiapkan tim yang kompetitif di EPA, sehingga kami membutuhkan pemain-pemain dengan kualitas terbaik. Dari seleksi hari ini saya melihat banyak anak yang layak masuk ke tim EPA," jelas Doni.
Lebih jauh, Doni menegaskan tujuan utama pembinaan di Akademi Arema FC tidak hanya mengejar prestasi di level usia muda, tetapi juga mencetak pemain yang siap menembus tim senior.
"Dua-duanya menjadi tujuan kami. Kami ingin meraih prestasi, tetapi yang paling utama adalah mencetak pemain agar bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya, terutama ke tim senior" urainya.
"Karena itu, seluruh pelatih harus mampu membina pemain sesuai filosofi bermain yang sudah menjadi identitas Akademi Arema FC," pungkas Doni.
Pelaksanaan seleksi terbuka Akademi Arema FC juga mendapat sambutan antusias dari peserta, orang tua, hingga para pembina akademi sepak bola.
Pembina G-Soccer Academy Semarang, Yudi, menilai langkah Arema FC kembali menggelar seleksi terbuka menjadi momentum penting dalam membangun kekuatan pembinaan usia muda.
"Kesan saya ini baik. Ini menjadi awal kebangkitan untuk menunjukkan bahwa Arema juga bisa melahirkan pemain-pemain muda berkualitas" ujar Yudi.
"Saya berharap seleksi ini menghasilkan talenta yang bagus, berani bertarung, tidak hanya memiliki skill, tetapi juga fisik yang mumpuni," sambungnya.
Baca juga: Sosok Syahrul Trisna Rekrutan Pertama Arema FC Punya Refleks Cepat dan Mental Timnas
Yudi membawa dua pemain terbaik binaannya mengikuti seleksi. Menurutnya, kedua pemain tersebut telah melalui proses pembinaan yang matang dan siap bersaing mendapatkan tempat di Akademi Arema FC.
"Saya membawa dua anak karena yang lainnya sudah bergabung dengan klub lain. Saya berharap mereka bisa bersaing di sini dan nantinya bermain untuk Arema" jelasnya.
"Mereka memang sudah melalui pembinaan, bahkan salah satunya sering menjadi top skor dan membantu tim meraih juara. Kami memilih pemain yang benar-benar siap untuk kesempatan ini," kata Yudi.
Antusiasme juga datang dari orang tua peserta asal Tosari, Bromo Tengger, Iin yang memandang seleksi ini sebagai bagian dari proses pembelajaran bagi putranya, terlepas dari hasil yang akan diperoleh.
"Semoga setelah mengikuti seleksi ini, putra saya bisa memperbaiki diri dan berlatih lebih giat lagi. Kalau belum berhasil di kelompok usia sekarang, mudah-mudahan masih ada kesempatan di kelompok usia berikutnya. Prosesnya tidak berhenti di sini," ungkapnya.
Iin mengaku tetap optimistis meski menyadari kemampuan putranya masih perlu ditingkatkan.
"Kalau peluang lolos mungkin sekitar 50 persen, tapi dari seleksi ini kami bisa melihat apa saja yang masih menjadi kekurangan. Itu akan menjadi bahan evaluasi agar dia lebih semangat mengejar cita-citanya menjadi pemain Arema," ujarnya.
Iin berharap, seleksi Akademi Arema FC dapat digelar lebih rutin agar semakin banyak pemain muda memiliki kesempatan menunjukkan perkembangan mereka.
"Kalau bisa setahun dua kali. Dengan begitu anak-anak punya kesempatan untuk memperbaiki kekurangannya dan mencoba lagi tanpa harus menunggu terlalu lama," katanya.
Sementara itu, warga Pisang Candi, Kota Malang, Ambon mengaku membawa dua putranya, salah satunya lahir pada 2017 dan untuk pertama kalinya mengikuti seleksi Akademi Arema FC.
"Harapannya memang sejak dulu anak-anak ingin ikut Akademi Arema. Ini baru kesempatan pertama karena sebelumnya masih ada kesibukan," ujarnya.
Pak Ambon berharap kedua anaknya dapat menjadi bagian dari masa depan klub kebanggaan masyarakat Malang tersebut.
"Harapannya mereka bisa menjadi generasi penerus Arema. Untuk Akademi Arema sendiri semoga semakin maju dan semakin jaya," pungkasnya.