Rekrutmen Pegawai BPKH 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Muhammad Fatoni June 27, 2026 09:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) resmi membuka Rekrutmen Pegawai Tahun 2026.

Kesempatan ini dibuka bagi masyarakat yang ingin bergabung dan berkontribusi dalam pengelolaan keuangan haji di Indonesia melalui sejumlah posisi yang telah ditetapkan.

Pendaftaran dibuka mulai 26 Juni hingga 2 Juli 2026 pukul 23.59 WIB dan dilakukan secara daring melalui menu Karier di website resmi BPKH.

Informasi mengenai persyaratan jabatan, tahapan seleksi, serta pengumuman rekrutmen dapat diakses melalui https://bpkh.go.id/karir

Rekrutmen ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Selain memenuhi persyaratan umum, setiap pelamar juga wajib menyesuaikan kualifikasi pendidikan, pengalaman kerja, kompetensi, hingga persyaratan khusus sesuai jabatan yang dipilih.

Bagi masyarakat yang berminat mengikuti proses seleksi, penting untuk memahami setiap tahapan pendaftaran, mulai dari persyaratan, dokumen yang harus disiapkan, hingga tata cara pengajuan lamaran.

Hal ini bertujuan agar proses pendaftaran berjalan lancar dan dokumen yang dikirimkan sesuai dengan ketentuan BPKH.

Berikut informasi lengkap mengenai Rekrutmen Pegawai BPKH Tahun 2026.

Posisi yang Dibuka

Pada rekrutmen tahun ini, BPKH membuka delapan jabatan dengan total kebutuhan sebanyak sembilan pegawai. Posisi yang tersedia berasal dari beberapa bidang yang memiliki tugas dan tanggung jawab berbeda sesuai kebutuhan organisasi.

Adapun jabatan yang dibuka meliputi:

Asisten Manajer Komunikasi Strategis (1 orang)
Asisten Manajer Monitoring dan Evaluasi Kemaslahatan 1 (1 orang)
Asisten Manajer Monitoring dan Evaluasi Kemaslahatan 2 (1 orang)
Asisten Manajer Manajemen Sumber Daya Manusia (1 orang)
Asisten Manajer Manajemen Risiko Korporat 1 (1 orang)
Asisten Manajer Manajemen Risiko Korporat 2 (1 orang)
Asisten Manajer Kepatuhan (1 orang)
Asisten Manajer Hukum (2 orang)

Setiap posisi memiliki persyaratan khusus yang berbeda. Mulai dari latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, kemampuan teknis, hingga sertifikasi tertentu yang disesuaikan dengan kebutuhan jabatan. Oleh karena itu, pelamar disarankan membaca uraian persyaratan pada jabatan yang dipilih sebelum mengirimkan lamaran.

Persyaratan Umum 

Sebelum melakukan pendaftaran, pelamar wajib memastikan telah memenuhi seluruh persyaratan umum yang ditetapkan oleh BPKH. Persyaratan ini menjadi ketentuan dasar yang harus dipenuhi oleh setiap peserta tanpa memandang jabatan yang dilamar.

1. Warga Negara Indonesia (WNI)
Pelamar harus berstatus sebagai Warga Negara Indonesia. Status kewarganegaraan tersebut nantinya dibuktikan melalui Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang menjadi salah satu dokumen administrasi saat pendaftaran.

2. Beragama Islam
BPKH menetapkan bahwa pelamar merupakan warga negara yang beragama Islam. Ketentuan ini disesuaikan dengan karakteristik lembaga yang memiliki tugas mengelola keuangan haji di Indonesia.

3. Sehat Jasmani dan Rohani
Pelamar juga harus memiliki kondisi kesehatan jasmani maupun rohani yang baik sehingga mampu menjalankan tugas sesuai jabatan yang dilamar. Kondisi tersebut menjadi salah satu syarat penting dalam proses seleksi administrasi.

4. Memiliki Integritas dan Kepribadian yang Baik
Selain kemampuan akademik maupun pengalaman kerja, BPKH juga menekankan pentingnya integritas. Oleh karena itu, pelamar diharapkan memiliki sikap profesional, jujur, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sesuai nilai-nilai organisasi.

5. Memiliki Kompetensi Sesuai Jabatan
Setiap pelamar harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan posisi yang dipilih. Kompetensi tersebut dapat berupa latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, sertifikasi profesi, maupun kemampuan teknis tertentu sesuai kebutuhan masing-masing jabatan.

6. Tidak Sedang Menjalani Proses Hukum
Pelamar tidak sedang berstatus sebagai tersangka maupun terdakwa dalam suatu perkara pidana. Ketentuan ini menjadi salah satu syarat administrasi yang harus dipenuhi selama mengikuti proses rekrutmen.

7. Tidak Pernah Dijatuhi Hukuman Pidana
Selain tidak sedang menjalani proses hukum, pelamar juga tidak pernah dipidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan.

8. Tidak Pernah Diberhentikan Tidak Dengan Hormat
Pelamar juga tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai, baik di instansi pemerintah, badan usaha milik negara, maupun perusahaan lainnya.

9. Bukan Pengurus atau Anggota Partai Politik
Syarat berikutnya adalah tidak sedang menjadi anggota maupun pengurus partai politik. Ketentuan ini menjadi bagian dari persyaratan administrasi yang telah ditetapkan BPKH.

Persyaratan Khusus

Selain memenuhi persyaratan umum, pelamar juga diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan khusus yang telah ditetapkan BPKH. Persyaratan ini berlaku bagi seluruh pelamar sebelum memenuhi kualifikasi khusus sesuai jabatan yang dipilih.

Berikut persyaratan khusus Rekrutmen Pegawai BPKH Tahun 2026.

1. Pendidikan Minimal Strata Satu (S1)
Pelamar harus memiliki pendidikan minimal strata satu (S1) atau sederajat dari perguruan tinggi dalam maupun luar negeri. Latar belakang pendidikan yang dimiliki nantinya akan disesuaikan dengan kualifikasi pada jabatan yang dilamar.

2. Akreditasi Program Studi
Program studi atau jurusan yang ditempuh pelamar minimal memiliki akreditasi B atau Baik, serta diutamakan memiliki akreditasi A atau Unggul.

3. Memiliki IPK Minimal 3,00
Pelamar diwajibkan memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 pada skala 4,00. Bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri, pelamar juga wajib melampirkan surat penyetaraan ijazah dan IPK yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

4. Pengalaman Kerja
BPKH mensyaratkan pengalaman kerja minimal tiga tahun pada posisi jabatan yang dituju. Pengalaman tersebut dibuktikan melalui surat keterangan kerja, surat referensi, atau dokumen pendukung lainnya.

5. Kemampuan Bahasa Inggris
Pelamar juga diwajibkan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat TOEFL minimal 500 atau sertifikat bahasa Inggris lain, seperti IELTS, yang masih berlaku dan telah dikonversikan sesuai ketentuan dari lembaga yang diakui (ETS).

6. Kesesuaian Kualifikasi Jabatan
Kualifikasi setiap pelamar akan dibandingkan dengan kebutuhan jabatan yang dipilih. Penilaian dilakukan berdasarkan latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, kompetensi, keahlian, maupun sertifikasi yang dimiliki sesuai kebutuhan masing-masing formasi.

7. Tidak Pernah Melakukan Tindak Pidana Tertentu
Pelamar tidak pernah melakukan tindak pidana, fraud, kejahatan digital, maupun kejahatan keuangan. Ketentuan ini dibuktikan melalui Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Baca juga: Informasi Seleksi Terbuka Calon Pegawai Negeri Sipil di Kemenhaj RI

Dokumen yang Harus Disiapkan

Sebelum mengajukan lamaran, pelamar perlu menyiapkan seluruh dokumen persyaratan dalam bentuk digital (softcopy). Kelengkapan dokumen menjadi salah satu aspek penting dalam proses seleksi administrasi. Oleh karena itu, pastikan seluruh berkas dapat dibaca dengan jelas dan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam pengumuman resmi BPKH.

Berikut dokumen yang perlu dipersiapkan.

1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
KTP menjadi dokumen identitas utama yang digunakan untuk membuktikan status kewarganegaraan pelamar. Pastikan data pada KTP masih berlaku dan sesuai dengan identitas pada dokumen lainnya, seperti ijazah maupun transkrip nilai. Kesesuaian data akan membantu memperlancar proses verifikasi administrasi.

2. Pas Foto Terbaru
Pelamar juga diminta menyiapkan pas foto terbaru dengan latar belakang putih. Gunakan foto yang jelas, formal, dan mudah dikenali sehingga dapat digunakan sebagai identitas selama proses seleksi berlangsung.

3. Ijazah Minimal S1 atau Sederajat
Ijazah menjadi bukti bahwa pelamar telah menyelesaikan pendidikan sesuai kualifikasi yang dipersyaratkan. BPKH menetapkan kualifikasi pendidikan minimal Strata 1 (S1) atau sederajat. Namun, program studi yang diterima akan menyesuaikan dengan jabatan yang dipilih sehingga pelamar perlu memperhatikan persyaratan khusus pada masing-masing posisi.

4. Transkrip Nilai
Selain ijazah, pelamar juga diwajibkan melampirkan transkrip nilai. Dokumen ini digunakan untuk melengkapi data akademik yang dibutuhkan dalam proses seleksi administrasi.

5. Surat Keterangan Kerja, Referensi, atau Bukti Pendukung
Bagi jabatan yang mensyaratkan pengalaman kerja, pelamar perlu melampirkan surat pengalaman kerja, surat referensi, atau dokumen pendukung lainnya yang dapat membuktikan pengalaman profesional sesuai dengan posisi yang dilamar.

Dokumen tersebut dapat berasal dari perusahaan atau instansi tempat bekerja sebelumnya maupun dokumen lain yang menunjukkan riwayat pekerjaan pelamar.

6. Sertifikat Keahlian
Beberapa posisi juga mensyaratkan kepemilikan sertifikat keahlian tertentu. Sertifikat tersebut harus masih berlaku dan sesuai dengan bidang pekerjaan yang dilamar.

Pelamar disarankan membaca persyaratan khusus pada masing-masing jabatan untuk mengetahui apakah sertifikat tertentu menjadi salah satu syarat administrasi.

7. Sertifikat TOEFL atau Setara
BPKH juga meminta pelamar melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris, seperti TOEFL atau sertifikat lain yang setara dan masih berlaku. Persyaratan mengenai skor minimal maupun jenis sertifikat dapat berbeda pada setiap jabatan sehingga perlu diperhatikan sebelum melakukan pendaftaran.

8. SKCK
Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) tidak langsung diunggah pada tahap awal pendaftaran. Berdasarkan pengumuman resmi BPKH, dokumen ini baru disampaikan oleh peserta yang dinyatakan lolos hingga tahap wawancara panitia seleksi.

Dengan demikian, pelamar tidak perlu terburu-buru mengunggah SKCK pada saat mengirimkan lamaran awal, tetapi tetap disarankan mempersiapkannya sejak dini apabila nantinya dinyatakan lolos ke tahap berikutnya.

9. Pakta Integritas
Selain SKCK, peserta yang lolos hingga tahap wawancara juga diwajibkan menyerahkan Pakta Integritas sesuai format yang telah ditentukan oleh BPKH.

Dokumen ini merupakan bentuk komitmen peserta untuk mengikuti seluruh proses rekrutmen secara jujur dan mematuhi ketentuan yang berlaku.

Cara Daftar Rekrutmen Pegawai BPKH 2026

Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui menu Karier pada website resmi BPKH. Pelamar tidak perlu datang langsung ke kantor BPKH karena seluruh proses administrasi dilakukan secara daring.

Sebelum memulai proses pendaftaran, pastikan seluruh dokumen yang dipersyaratkan telah tersedia dalam bentuk digital sehingga proses pengunggahan dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Berikut langkah-langkah pendaftarannya.

1. Akses Menu Karier BPKH
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membuka laman resmi Karier BPKH melalui situs https://bpkh.go.id/karir

Pada halaman tersebut tersedia informasi mengenai rekrutmen yang sedang dibuka, mulai dari pengumuman, daftar jabatan, persyaratan umum, persyaratan khusus, hingga tautan yang digunakan untuk mengirimkan lamaran.

Pastikan pelamar mengakses website resmi BPKH agar memperoleh informasi yang benar dan terhindar dari situs yang tidak bertanggung jawab.

2. Pelajari Pengumuman dan Persyaratan Jabatan
Sebelum memilih posisi yang akan dilamar, luangkan waktu untuk membaca seluruh isi pengumuman rekrutmen.

Perhatikan setiap persyaratan umum maupun persyaratan khusus pada jabatan yang diminati. Hal ini penting karena setiap posisi memiliki kebutuhan yang berbeda, baik dari sisi pendidikan, pengalaman kerja, kompetensi, maupun sertifikasi yang harus dimiliki.

Dengan memahami persyaratan sejak awal, pelamar dapat memastikan bahwa posisi yang dipilih telah sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki sehingga peluang lolos seleksi administrasi menjadi lebih baik.

3. Siapkan Dokumen Persyaratan
Setelah menentukan posisi yang akan dilamar, langkah berikutnya adalah menyiapkan seluruh dokumen administrasi dalam bentuk softcopy.

Pastikan dokumen yang akan diunggah lengkap, mudah dibaca, dan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam pengumuman resmi. Apabila terdapat dokumen yang memiliki masa berlaku, seperti sertifikat atau dokumen pendukung lainnya, pelamar juga perlu memastikan bahwa dokumen tersebut masih berlaku pada saat proses pendaftaran berlangsung.

4. Unggah Dokumen Melalui Link yang Disediakan
Selanjutnya, pelamar dapat mengunggah seluruh dokumen melalui pranala (link) pendaftaran yang tersedia pada menu Karier di website resmi BPKH.

Pada tahap ini, pelamar perlu memastikan bahwa setiap dokumen telah terunggah dengan benar sesuai ketentuan. Kelengkapan dokumen menjadi salah satu aspek yang akan diperiksa pada tahap seleksi administrasi.

5. Pastikan Data Sudah Sesuai
Sebelum mengakhiri proses pendaftaran, lakukan pengecekan kembali terhadap data maupun dokumen yang telah diunggah.

Periksa kembali nama, identitas, serta kelengkapan dokumen untuk menghindari kesalahan administrasi yang dapat memengaruhi proses seleksi. Langkah sederhana ini sering kali membantu pelamar meminimalkan kekeliruan saat mengirimkan lamaran.

6. Pantau Informasi Tahapan Seleksi
Setelah proses pendaftaran selesai dilakukan, pelamar hanya perlu menunggu informasi mengenai tahapan seleksi berikutnya.

BPKH akan menyampaikan informasi terkait proses rekrutmen melalui kanal resminya. Oleh karena itu, pelamar disarankan memantau website resmi BPKH secara berkala agar tidak tertinggal informasi penting mengenai tahapan seleksi.

(MG- Mayumi Cinta Mahesi)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.