TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Viral di media sosial terjadi penganiayaan di wilayah Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Sulut, Sabtu (27/6/2026).
Seorang wanita meminta tolong lewat siaran langsung di media sosial.
"Tolong kwa eh, dorang so ba kacau" kata seorang perempuan di balik siaran langsung sosial media.
Perempuan itu terus mengulang-ulang permohonannya, meminta tolong karena ada sejumlah anak-anak muda meminta tolong.
Ia juga mengatakan agar penonton yang menyaksikan tayangan Live itu menghafal dan mengingat wajah-wajah anak-anak muda yang jumlahnya lebih dari satu orang.
Berdasarkan keterangan dari si perempuan yang mengalami rasa takut, kejadian itu di belakang persekolahan Tamporok Kompleks Sari Kelapa, Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Provinsi Sulut.
Bahkan dengan nada ngos-ngosan, perempuan itu sebut sejumlah anak-anak muda tersebut buat kekacauan.
Hingga diduga menikam suaminya menggunakan senjata tajam (sajam).
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (27/6/2026) pukul 01.10 Wita.
Terkait dengan ini, Kapolsek Maesa AKP Tuegeh Darus menginformasikan telah terjadi tindak pidana penganiayaan menggunakan sajam jenis pisau tikam.
Kasus tersebut lantas di laporkan ke Polsek Maesa dan segera di tindaklanjuti oleh Tim Resmob Polsek Maesa.
"Dalam kejadian ini tim Resmob Polsek Maesa dipimpin Katim Resmob Polsek Maesa Aiptu Janny Tumbuan, menangkap 2 orang pelaku. Pria Febrianto Sanang (28) dan Dimas Sanang (22), keduanya warga Kelurahan Bitung Tengah Kecamatan Maesa," kata Kapolsek Maesa AKP Tuegeh Darus saat di konfirmasi jurnalis Tribun Manado, Sabtu (27/6/2026).
Baca juga: Gempa Terkini di Sulut Malam Ini Sabtu 27 Juni 2026, Berikut Info BMKG Magnitudo dan Lokasinya
(TribunManado.co.id/Crz)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini