TRIBUNNEWS.COM - Hasil klasemen Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2026 nomor beregu menempatkan Indonesia semakin dekat dengan target besar setelah meraih kemenangan atas Macau, Sabtu (27/6/2026).
Bertanding di Yatsushiro City General Gymnasium, Jepang, Indonesia berhasil menuntaskan perlawanan Macau dengan kemenangan tanpa kehilangan satu gim pun.
Kemenangan atas Macau sekaligus membuat Indonesia tetap kokoh di puncak klasemen Grup D.
Pasukan Merah Putih unggul atas Malaysia yang berada tepat di bawah mereka pada posisi kedua.
Keberhasilan tersebut juga memastikan Indonesia melangkah ke babak perempat final BAJC 2026.
Meski demikian, perjuangan Indonesia di fase grup belum sepenuhnya selesai.
Masih ada satu pertandingan penting yang akan menentukan status Indonesia sebagai juara grup atau runner-up.
Laga tersebut akan mempertemukan Indonesia dengan Malaysia pada pertandingan terakhir Grup D yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (28/6/2026).
Sabtu, 27 Juni 2026
- Indonesia 2-0 Macau
- Malaysia 2-0 Korea Selatan
Peringkat | Negara | Poin | Menang | Kalah | Gim | Set Poin
1. Indonesia: 2 | 2 | 0 | 19-1 | 220-96
2. Malaysia: 2 | 2 | 0 | 20-0 | 220-107
3. Korea Selatan: 0 | 0 | 2 | 1-19 | 125-220
4. Macau: 0 | 0 | 2 | 0-20 | 78-220
Status juara grup memiliki arti penting bagi perjalanan Indonesia menuju fase gugur BAJC 2026.
Tim yang berhasil finis di posisi pertama akan terhindar dari potensi bertemu sesama juara grup pada babak berikutnya.
Situasi tersebut tentu membuka peluang lebih besar untuk melangkah lebih jauh di turnamen.
Baca juga: Klasemen Badminton BAJC 2026: Indonesia Masih di Bawah Malaysia meski Sukses Libas Korea Selatan 2-0
Indonesia sejatinya memiliki modal yang cukup baik menjelang laga melawan Malaysia.
Selain belum terkalahkan, Indonesia hanya kehilangan satu gim sepanjang fase grup.
Catatan tersebut menjadi salah satu indikator konsistensi permainan para pemain muda Merah Putih.
Malaysia sebenarnya juga memiliki kemenangan yang lebih sempurna dibanding Indonesia hingga saat ini.
Namun, Indonesia berada di posisi teratas berkat keunggulan rasio poin yang dimiliki.
Keunggulan tersebut membuat Indonesia hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci status juara grup.
Meski telah memastikan tiket menuju perempat final, target Indonesia sejatinya belum berhenti sampai di sana.
Pasalnya, Indonesia membutuhkan setidaknya satu kemenangan lagi pada fase gugur untuk memastikan raihan medali.
Dalam format BAJC beregu, tim yang berhasil mencapai semifinal dipastikan membawa pulang medali.
Target tersebut terasa semakin penting mengingat hasil kurang memuaskan yang diraih Indonesia pada edisi sebelumnya.
Pada BAJC 2025, Indonesia gagal membawa pulang medali meski berhasil melangkah hingga babak perempat final.
Langkah Merah Putih kala itu terhenti setelah kalah dari Korea Selatan dalam perebutan tiket semifinal.
Kegagalan tersebut menjadi salah satu evaluasi besar bagi sektor pembinaan usia muda Indonesia.
Kini, kesempatan untuk memperbaiki catatan tersebut kembali terbuka di BAJC 2026.
(Tribunnews.com/Niken)