TRIBUNNEWS.COM - Timnas voli putra Indonesia mengukir sejarah di AVC Men's Cup 2026. Skuad Garuda untuk pertama kalinya berhasil melaju ke final.
Kepastian itu didapat setelah Timnas voli putra Indonesia menumbangkan tuan rumah India lewat pertarungan sengit lima set dengan skor 3-2 (15-25, 26-24, 25-20, 19-25, 15-12), Sabtu (27/6/2026), di Veer Savarkar Sports Complex, Ahmedabad.
Kemenangan ini menjadi pencapaian terbaik Indonesia sejak turnamen bergulir pada 2018, sejak masih bernama Challange Cup.
Sebelumnya, prestasi tertinggi Merah Putih hanya mampu menembus peringkat keenam, sedangkan target PBVSI musim ini adalah mencapai semifinal yang artinya itu sudah melewati yang ditetapkan.
Hasil tersebut juga menjadi jawaban atas perjuangan luar biasa anak asuh Reidel Toiran.
Sempat tertinggal lebih dulu setelah kalah telak pada set pertama, Indonesia mampu bangkit, membalikkan keadaan, hingga akhirnya menumbangkan tim tuan rumah yang sepanjang turnamen tampil sangat dominan.
Untuk diketahui, di laga fase grup atau preliminary, India melalui lima pertandingan dengan kemenangan dan mengumpulkan 15 poin.
Indonesia menjadi tim yang mampu menundukkan suporioritas tuan rumah di ajang AVC Men's Vollyball Cup 2026 ini.
Boy Arnez menjadi pendulang poin terbanyak bagi Indonesia dengan 26 poin, diikuti Fauzan Nibras yang membuat triple crown.
Pevoli 18 tahun itu mencetak total 19 poin, 16 diantaranya dari attack, satu kali lewat block dan dua kali lewat service.
Hendra Kurniawan juga menyumbang poin yang cukup baik dengan total 13 poin, termasuk tiga dari blok, dan diikuti Putra Bagus lewat 8 poin (4 block).
Di partai final, Indonesia akan menghadapi Korea Selatan melawan yang sebelumnya mengalahkan Bahrain. Laga final akan digelar pada Minggu (28/6/2026) malam.
Baca juga: Hasil Semifinal Voli AVC Mens Cup 2026: India Superior di Set Pertama, Indonesia Kalah 15-25
Indonesia mengawali laga dengan kurang meyakinkan. India yang mendapat dukungan penuh suporternya tampil agresif sejak awal.
Mereka mendominasi set pertama lewat servis, blok, serta serangan cepat hingga menang 25-15.
Merah Putih bangkit pada set kedua. Masuknya Putra Bagus membuat permainan lebih hidup dan Indonesia mampu tampil lebih tenang dalam reli-reli panjang.
Setelah pertarungan ketat hingga poin-poin akhir, Indonesia sukses merebut set kedua dengan skor tipis 26-24 untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Memasuki set ketiga, pertandingan berlangsung semakin sengit. Kedua tim saling berbalas poin sejak awal tanpa ada yang mampu menciptakan jarak.
Indonesia mulai menemukan momentum ketika mencetak tiga poin beruntun untuk unggul 9-7.
Namun India tidak tinggal diam dan mampu membalikkan keadaan hingga memimpin 11-10, 12-11, dan 14-13.
Titik balik terjadi pada pertengahan set. Anak asuh Reidel Toiran mencetak tiga angka beruntun untuk berbalik unggul 17-15.
Keunggulan itu terus dipertahankan hingga memasuki fase krusial. Indonesia bahkan memperlebar jarak menjadi 22-18.
Masuknya Rama Fazza turut memberikan dampak besar. Pertahanan Indonesia menjadi lebih kokoh sehingga beberapa spike India berhasil dibendung.
Garuda akhirnya mengamankan set ketiga dengan kemenangan 25-20 dan berbalik memimpin 2-1.
Baca juga: Update Hasil Semifinal AVC Mens Cup 2026: Indonesia Bangkit, Rebut Set Kedua 26-24 atas India
Kepercayaan diri Indonesia berlanjut pada set keempat. Garuda sempat memimpin cukup nyaman 10-6.
Namun momentum berubah drastis ketika India mencetak empat poin beruntun untuk menyamakan skor menjadi 10-10.
Pertandingan kembali berjalan ketat. Reidel Toiran mencoba mengubah ritme permainan dengan memasukkan Jasen Natanel dan Doni Haryono.
Meski beberapa kali sempat unggul, Indonesia gagal menjaga konsistensi. India perlahan mengambil alih kendali hingga berbalik memimpin 17-16.
Rotasi kembali dilakukan dengan memasukkan Farhan Halim dan Alfin Daniel. Akan tetapi, India justru semakin percaya diri.
Empat poin beruntun membawa mereka memperoleh set point sebelum akhirnya menutup set keempat dengan kemenangan 25-19 setelah kesalahan receive Indonesia.
Laga pun harus ditentukan melalui set kelima.
Pada set penentuan, India langsung menekan. Servis pertama Alfin Daniel menyangkut di net, disusul tiga monster block India yang membuat tuan rumah unggul cepat 4-1.
Indonesia tidak panik. Boy Arnez dan kawan-kawan perlahan memangkas ketertinggalan hingga berhasil menyamakan skor menjadi 4-4, lalu kembali mengimbangi saat kedudukan 5-5.
Momentum berbalik menjadi milik Indonesia setelah spike Fauzan Nibras menghasilkan block out yang membawa Garuda unggul 6-5.
Tak lama kemudian, Fauzan kembali menjadi pembeda lewat service ace yang memperlebar keunggulan menjadi 8-6 saat pergantian tempat.
Selepas bertukar sisi lapangan, Indonesia semakin percaya diri. Monster block Doni Haryono membuat keunggulan melebar menjadi tiga poin dan memaksa India berada di bawah tekanan.
Memasuki poin krusia, laga berjalan menegangkan. India memberi perlawanan kuat setelah mengambil time out.
Meski Indonesia masih memimpin, namun ada situasi yang menegangkan karena skor hanya tipis 13-12 di akhir set kelima.
Namun ketenangan Boy cs akhirnya memberi kepastian kemenangan setelah spike keras yang tak bisa dihentikan pemain India. Skor 15-13 menjadi penutup set kelima.
Kemenangan dramatis itu memastikan Indonesia menang 3-2 sekaligus mencetak sejarah dengan lolos ke final AVC Men's Cup untuk pertama kalinya.
(Tribunnews.com/Tio)