BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kemeriahan menyelimuti lapangan bola voli Tatya Dharaka Polres Tanah Bumbu, Polda Kalsel pada malam Minggu (27/6/2026) pukul 20.30 WITA. Teriakan penonton terdengar menggemuruh mendukung tim unggulan mereka.
Para penonton ini begitu antusias menyaksikan laga final super sengit Kapolres Tanah Bumbu Cup 2026 yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.
Turnamen bergengsi ini diikuti oleh total 45 tim tangguh, dengan rincian 33 tim putra dan 12 tim putri yang saling sikut demi memperebutkan trofi bergengsi dan uang pembinaan.
Laga final dihadiri langsung oleh Kapolres Tanah Bumbu AKBP Arief Prasetya, didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Bumbu, Wakapolres, pejabat utama, serta anggota Polres Tanah Bumbu, bahkan Ketua DPRD Tanbu H. Andrean Atma Maulani juga hadir langsung menyaksikan turnamen tersebut.
Baca juga: BREAKING NEWS- Kecelakaan Beruntun di Tanahlaut, Terjadi di Tiga Lokasi Para Korban Dilarikan ke RS
Baca juga: Penjelasan PLN Soal Pemadaman Listrik Bergilir di Kalsel: Demi Jaga Keandalan Sistem
Atmosfer pertandingan dipastikan berlangsung sangat sengit dan meriah karena turnamen ini menghadirkan beberapa atlet nasional, bintang Proliga, hingga pemain top yang berkarier di luar negeri.
Kehadiran para pemain bintang berlabel timnas dan internasional ini sengaja disuguhkan untuk memberikan semangat, motivasi bagi para pemain lokal, serta memberikan pengalaman bermain berharga sehingga diharapkan dapat mencetak atlet-atlet bola voli berbakat dari Tanah Bumbu.
Ketegangan luar biasa langsung tersaji pada partai final kategori putri yang mempertemukan tim Bhayangkari melawan tim RAM.
Dalam drama yang menguras tenaga, RAM berhasil mengamankan set pertama, namun Bhayangkari bangkit dan merebut set kedua, bahkan set ketiga kembali dimenangkan oleh Bhayangkari sebelum akhirnya RAM menyamakan kedudukan di set keempat.
Memasuki set kelima atau babak penentu tie break, tim RAM tampil sangat dominan dan menutup laga dengan skor meyakinkan 15-4, sekaligus memastikan RAM keluar sebagai Juara 1 kategori putri diikuti Bhayangkari sebagai Juara 2, Sejahtera sebagai Juara 3, dan Tunas Muda di posisi Juara 4.
Ketegangan kian memuncak saat memasuki partai final kategori putra yang mempertemukan tim penantang MAG yang harus baku hantam dengan tim tuan rumah, Polres Tanah Bumbu.
Tim Polres Tanah Bumbu tidak main-main dalam memburu gelar juara karena mereka memperkuat diri dengan deretan pemain bintang dunia, di mana nama-nama besar seperti Rivan Nurmulki yang merupakan anggota Polri sekaligus pemain klub Wolfdogs Nagoya Jepang dan captain Timnas Indonesia, serta Fahri Septian Putratama dari klub SKV Montana Bulgaria dipastikan menjadi motor serangan utama.
Kekuatan tim Polres Tanah Bumbu kian menakutkan dan lengkap dengan kehadiran pengatur serangan andalan Dio Zulfikri dari LavAni, Jordan, serta middle blocker tangguh Daffa Naufal yang juga merupakan pemain LavAni.
Di kubu penantang, tim MAG siap memberikan perlawanan sengit dengan mengandalkan Geovani yang selama ini dikenal luas sebagai raja tarkam, serta diperkuat oleh Febri Maulana yang merupakan pilar andalan dari klub Proliga Bank Sumsel.
Pertandingan antara MAG dan Polres Tanah Bumbu berjalan sangat sengit dengan jual beli smash yang tajam di atas net, namun kedigdayaan pemain bintang tuan rumah akhirnya membuat kubu MAG harus tumbang.
Hasil ini menempatkan Polres Tanah Bumbu sebagai Juara 1 kategori putra, disusul MAG sebagai Juara 2, Karjo BRU sebagai Juara 3, dan RBJ sebagai Juara 4.
"Turnamen bola volly Kapolres Tanah Bumbu Cup 2026 yang menghadirkan beberapa atlet nasional, pro liga bahkan mantan kapten timnas putra bola volly Indonesia salah satunya yaitu Rivan Nurmulki yang juga seorang anggota Polri hadir sebagai pemain untuk memberikan semangat dan motivasi para pemain lokal serta pengalaman bermain sehingga diharapkan dapat mencetak atlet-atlet bola volly Tanah Bumbu," tegas Kapolres Tanah Bumbu AKBP Arief Prasetya kepada Banjarmasin Post, Minggu (28/6/2026) .
(Banjarmasinpost.co,id/Muhammad Fikri Syahrin)