TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan tiga orang pemuda diduga disekap dengan kakinya diikat tali baja dan besi rantai di kawasan Senen, Jakarta Pusat.
Dari video yang diunggah salah satu akun media sosial, terlihat ketiga pemuda tersebut tengah duduk di ruangan yang berbeda di sebuah tempat percetakan tepatnya di Jalan Kalibaru, Bungur, Senen, Jakarta Pusat.
Baca juga: 3 Karyawan Percetakan di Senen Disekap dan Diborgol: Dimintai Tebusan Rp50 Juta
Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro mengatakan ketiganya disekap lantaran ketahuan mencuri di toko percetakan tersebut selama tiga minggu.
Adapun ketiga korban penyekapan diketahui bernama Tegar Saputra, Muhamad Rafli Jaelani, dan Adit Saputra.
"Setelah diketahui korban bernama Tegar diduga melakukan pencurian pelat di percetakan milik saudara Martin selanjutnya ketiga korban disekap sampai kaki diborgol dan diikat selama tiga minggu," kata Widodo kepada wartawan, Minggu (28/6/2026).
Ia mengatakan awalnya pihak kepolisian mendapatkan informasi terkait hal tersebut pada Jumat (26/6/2026).
Setelah dilakukan pengecekan, benar ditemukan ketiganya dengan kondisi kaki diikat baja dan rantai besi.
"Saat berada di TKP benar korban bernama Tegar Saputra dan Muhamad Rafli Jaelani terlihat diborgol bagian kakinya sambil diikat tali baja juga korban bernama Adit Saputra diborgol bagian kaki dan diilat menggunakan rantai besi," jelasnya.
Saat itu, korban bernama Tegar mengaku mencuri dengan dibantu oleh kedua rekannya itu sehingga dilakukan penyekapan.
"Mengingat dianggap kerugian pencurian besar sehingga minta uang terhadap keluarga meminta perorang Rp 50 juta dengan perjanjian setelah uang diberikan ke perusahaan maka anaknya akan dilepas," ucapnya.
Namun, setelah salah satu keluarga korban membayar dengan nominal tersebut, korban tak kunjung dilepas.
"Salah satu orang tua korban sudah memberikan uang Rp50 juta namun korban tetap tidak dilepas melainkan masih disekap posisi kaki diborgol dan diikat tali baja," ungkapnya.
Widodo mengatakan pihaknya sudah mengamankan dua orang yang diduga pelaku penyekapan bernama Arief Iswahyudi dan Sabarudin.
"Selanjutnya korban dan diduga pelaku dibawa ke Polres Jakarta Pusat guna pengusutan selanjutnya," jelasnya.