Antrean Truk Mengular di SPBU Km 5 Banjarmasin, Sopir Lebih Memilih Bio Solar
Irfani Rahman June 28, 2026 11:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Antrean panjang truk terlihat mengular di Jalan Ahmad Yani Km 5 Banjarmasin, Kalimantan Selatan Minggu (28/6/2026) pagi

Puluhan unit truk berjejer rapi di sisi jalan menunggu giliran mengisi Bio Solar di SPBU km 5 Banjarmasin. Panjang antrean kurang lebih sekitar 3 kilometer, bahkan disebut sudah terjadi sejak subuh sebelum SPBU buka.  
  
“Sudah sejak subuh tadi Bang ae buhannya meantre, kadada yang maunya mengisi Dexlite," kata Hermes, warga sekitar.

Para sopir rela mengantre karena harga Dexlite dinilai terlalu mahal. Akibatnya, banyak sopir beralih ke Bio Solar yang harganya jauh lebih murah. 

Kondisi ini membuat jalur pengisian Biosolar dipenuhi truk, sementara jalur Dexlite tampak sepi. 

Baca juga: BREAKING NEWS- Kecelakaan Beruntun di Tanahlaut, Terjadi di Tiga Lokasi Para Korban Dilarikan ke RS

Baca juga: Petugas Razia Blok Hunian Lapas Banjarmasin, Temukan Handphone Hingga Senjata Tajam Rakitan

“Bukan langka, tapi Dexlite mahal. Kalau pakai Dexlite kada sanggupnya kami," kata Ahmad, salah seorang sopir truk yang ikut mengantre di lokasi.

Sopir truk mempertimbangkan jarak perjalanan. Perhitungan kasar menunjukkan untuk jarak dekat sekalipun, penggunaan Dexlite terasa berat.

“Dari sini umpamanya ke Martapura saja sudah berapa habisnya. Mahal banar, terakhir saya dengar harga Dexlite itu Rp 24 ribu per liter," tambah Ahmad.

Meski antrean panjang terjadi di jalur Bio Solar, proses distribusi di SPBU Ahmad Yani terpantau lancar. Satu per satu truk mengisi bergiliran, petugas SPBU melayani sesuai urutan, sehingga tidak terjadi kericuhan di lokasi.  

Situasi di jalur Dexlite berbeda. Tidak ada antrean berarti, jalur pengisian tampak sunyi. Kondisi ini memperlihatkan perbedaan mencolok antara harga dan pilihan bahan bakar yang digunakan para sopir truk di Banjarmasin.

 (Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.