Survei Kompas: Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat, DPR Ingatkan Jangan Berpuas Diri
Tribun-video June 28, 2026 10:42 AM

-Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo merespons hasil Survei Litbang Kompas yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang mengalami peningkatan signifikan pada 2026.

Berdasarkan hasil survei tersebut, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang berada di angka 76,2 persen.

Sementara tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan Polri naik menjadi 67,6 persen dari sebelumnya 65,1 persen.

Adapun citra kelembagaan Polri juga meningkat menjadi 71,5 persen dari sebelumnya 64,4 persen.

Survei Litbang Kompas dilakukan pada 9-18 April 2026 dengan metode wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden di berbagai wilayah Indonesia.

Hasil survei juga menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap Polri relatif paling tinggi dibandingkan lembaga penegak hukum lainnya, seperti Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menanggapi hasil survei itu, Rudianto Lallo menilai peningkatan kepercayaan publik merupakan indikator bahwa berbagai langkah pembenahan dan reformasi di tubuh Polri mulai dirasakan oleh masyarakat.

“Kepercayaan publik adalah modal sosial yang sangat penting bagi institusi penegak hukum. Peningkatan hingga 82,4 persen ini patut diapresiasi karena menunjukkan masyarakat melihat adanya perbaikan dalam pelayanan, profesionalitas, dan kinerja kepolisian,” kata Rudianto Lallo, Sabtu (27/6/2026).

Politisi Partai NasDem itu mengatakan, capaian tersebut tidak boleh membuat Polri berpuas diri.

Menurutnya, tingkat kepercayaan masyarakat justru harus dijadikan momentum untuk terus memperkuat reformasi kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat dibangun melalui kerja nyata. Karena itu, Polri harus terus menjaga profesionalisme, memperkuat integritas personel, dan memastikan pelayanan publik semakin cepat, transparan, serta humanis,” ujarnya.

Rudianto juga menilai keberhasilan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, di tengah berbagai tantangan sosial dan perkembangan teknologi, turut menjadi salah satu faktor yang mendorong meningkatnya persepsi positif publik terhadap institusi tersebut.

Menurut dia, kehadiran polisi yang semakin responsif di tengah masyarakat dan upaya peningkatan kualitas pelayanan di berbagai satuan kerja menjadi faktor penting yang memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat.

Survei Litbang Kompas juga mencatat meningkatnya penilaian masyarakat terhadap profesionalitas pelayanan Polri.
Sebagian besar responden menilai fasilitas pelayanan di kantor kepolisian semakin nyaman dan kinerja personel lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai mitra kerja Polri di DPR RI, Rudianto Lallo menegaskan Komisi III akan terus memberikan dukungan terhadap program-program reformasi institusi kepolisian, sekaligus menjalankan fungsi pengawasan agar kepercayaan yang telah diberikan masyarakat dapat dijaga secara berkelanjutan.

“Kepercayaan publik tidak diperoleh secara instan dan bisa hilang dalam waktu singkat apabila tidak dijaga."

"Karena itu, Polri harus terus hadir sebagai institusi yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat dalam memberikan rasa aman dan penegakan hukum yang berkeadilan,” jelasnya.

Tidak Berpuas Diri

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman meminta kepada Polri untuk tidak berpuas diri atas meningkatnya rasa kepercayaan terhadap Korps Bhayangkara.

Hal ini selaras dengan hasil survei Litbang Kompas yang menyebut tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat menjadi 82,4 persen pada tahun ini dibandingkan 2025 yakni 76,2 persen.

"Tentu saja, capaian 82,4 persen ini jangan membuat jajaran kepolisian cepat berpuas diri. Jadikan hasil survei ini sebagai vitamin dan motivasi untuk terus mempertahankan prestasi, memperbaiki kekurangan yang masih ada, dan terus konsisten menjadi pelindung serta pengayom masyarakat Indonesia," kata Habiburokhman kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).

Meski begitu, Habiburokhman yang memang menjadi mitra langsung di komisinya itu menyambut baik atas hasil survei tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.