Cara Pemkab Karawang Manfaatkan Piala Dunia 2026 untuk Dorong UMKM
Desy Selviany June 28, 2026 10:44 AM

Laporan Wartawan TribunBekasi Muhammad Azzam


TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG---- Bupati Karawang, Aep Syaepuloh membuka kegiatan NOBAR JUARA (Nonton Bareng Piala Dunia, Jajan Produk UMKM Karawang) di Lapangan Karangpawitan, Karawang Barat pada Sabtu (27/6/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di Lapang Karangpawitan mulai 27 Juni hingga 20 Juli 2026.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk menyaksikan Piala Dunia 2026 bersama, tetapi juga menjadi strategi pemerintah dalam membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM lokal.

Kegiatan ini juga sebagai upaya menggabungkan hiburan publik dengan penguatan ekonomi kerakyatan.

“Ini menjadi momen yang baik. Harapan masyarakat terhadap hadirnya ruang publik dan area usaha bagi UMKM bisa direalisasikan sebagai sarana hiburan sekaligus penggerak ekonomi,” kata Aep.

Menurutnya, perkembangan kawasan Tuparev dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa ruang publik yang dikelola dengan baik mampu mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.

“Dua tahun lalu kawasan Tuparev belum banyak dilirik. Sekarang UMKM mulai tumbuh. Saya minta dinas terus membina dan membimbing pelaku UMKM Karawang agar semakin maju,” ujarnya.

Aep menegaskan, kemajuan daerah tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi seluruh pihak. Karena itu, pemerintah terus mendorong lahirnya ruang-ruang publik produktif yang dapat dimanfaatkan masyarakat setiap hari.

Ia juga menilai momentum libur sekolah menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk menikmati hiburan bersama keluarga di ruang publik yang aman sekaligus mendukung produk lokal.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kota Bekasi, Bekasi, Karawang Minggu 28 Juni 2026: Sebagian Cerah

“Hari ini anak-anak SD, SMP hingga SMA sedang libur. Daripada pergi ke tempat yang tidak jelas, lebih baik datang ke nobar bersama keluarga,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang, Dindin Rachmady, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas surat Kementerian Dalam Negeri yang mengimbau pemerintah daerah menyelenggarakan nonton bersama Piala Dunia 2026.

Namun, menurutnya, Karawang mengembangkan konsep tersebut dengan menghadirkan bazar UMKM sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

Sebanyak 54 tenant menghadirkan 108 produk UMKM unggulan khas Karawang selama penyelenggaraan acara. Selain nonton bareng, pengunjung juga dapat menikmati permainan berhadiah, hiburan musik, pertunjukan seni budaya, hingga berbagai doorprize.

“Konsep kegiatan ini tidak hanya nobar, tetapi juga menghadirkan bazar UMKM agar pelaku usaha lokal dapat memasarkan produk makanan khas Karawang. Selain itu ada game, doorprize, hingga hiburan musik dan seni budaya,” ujar Dindin.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan akan semakin semarak pada 18–19 Juli 2026 bersamaan dengan peringatan Hari Koperasi.

Melalui penyelenggaraan bazar tersebut, Pemkab Karawang menargetkan transaksi ekonomi yang tercipta mampu mencapai Rp1 miliar, sehingga momentum Piala Dunia dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan pelaku UMKM.

"Kegiatan ini ditargetkan mampu menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp1 miliar melalui bazar ratusan pelaku usaha mikro," kata dia. (MAZ)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.