Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kebakaran kembali terjadi di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Sebanyak dua rumah di Kelurahan Maasing, Lingkungan 4, Kecamatan Tuminting, Manado,dilalap si jago merah, Minggu (28/6/2026) sekira pukul 04.00 Wita
Kelurahan Maasing berada di kawasan pesisir utara Kota Manado.
Lokasi ini berjarak sekitar 5 kilometer dari pusat Kota Manado (Kawasan Zero Point) dengan waktu tempuh sekitar 10-15 menit melalui jalur darat.
Dari Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, jaraknya sekitar 12 kilometer atau sekitar 20-30 menit berkendara, sedangkan dari Pelabuhan Manado berjarak sekitar 3 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 10 menit melalui jalur darat, tergantung kondisi lalu lintas.
Dalam kebakaran ini, seorang pemuda bernama Abdul (22) meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Korban lainnya adalah Fatma.
Ia berhasil selamat meski alami luka bakar di beberapa bagian tubuh.
Tribunmanado.co.id sambangi lokasi tersebut, Mnggu sekira pukul 08.00 Wita.
Suasana ramai. Warga memenuhi lorong depan dua rumah yang terbakar.
Bau angus masih tercium.
Hawa panas masih menyengat kulit.
Air dari pemadam masih menggenangi beberapa titik aspal yang melapisi jalan.
Rumah yang terbakar tampak porak-poranda.
Police line terpasang depan pagar.
Seorang anggota keluarga tampak berada depan rumah pertama yang kebakaran.
Tampak ia menelepon seseorang nun di sana.
Ekspresinya sedih. Matanya basah.
Ahmad, ketua lingkungan 4 mengatakan, kebakaran terjadi pada Minggu sekira 04.00 Wita.
Ia menyebutkan korban yang meninggal adalah kerabat pemilik rumah.
Dia pemuda yang sehari harinya jadi sopir angkot.
"Dia dibawa ke RS Bhayangkara," katanya.
Sementara lansia yang alami luka bakar jalani perawatan di RS Pancaran Kasih. (Art)