Ian Wright mengungkapkan pemain Timnas Inggris yang menurutnya bisa mengubah keadaan, saat The Three Lions kesulitan menghadapi Panama.
Thomas Tuchel dan Inggris saat ini tengah menjalani hasil imbang 0-0 untuk kedua kalinya secara beruntun, memasuki jeda babak pertama melawan Panama.
The Three Lions jarang menunjukkan kualitas yang dibutuhkan untuk menjadi juara Piala Dunia sejak kemenangan pembuka mereka atas Kroasia.
Setelah babak kedua yang penuh intensitas melawan tim yang dipimpin Luka Modric tersebut, Inggris belum mencetak gol selama 135 menit pertandingan. Jadi, bagaimana mereka bisa mengubah situasi itu melawan Panama setelah jeda?
Pada laga pembuka melawan Kroasia, yang kini unggul 1-0 atas Ghana dan berada di posisi terdepan untuk finis sebagai juara Grup L, Inggris berhasil mencetak dua gol di masing-masing babak.
Tim asuhan Thomas Tuchel tampak kesulitan membongkar pertahanan rendah lawan, dengan seruan “kesabaran” terus menerus dari para pengamat dan staf Inggris, meski gagal menciptakan peluang berkualitas secara konsisten.
Dalam 135 menit terakhir permainan, Inggris hanya mencatatkan rata-rata 0,06xG per tembakan, dengan total 28 percobaan namun belum menghasilkan gol.
Dalam analisanya terhadap “kurangnya kualitas” yang ditunjukkan Inggris di turnamen Piala Dunia ini, Ian Wright menyerukan agar seorang pemain yang tak terduga mendapat kesempatan untuk membantu skuad Tuchel.
“Saya ingin melihat seseorang seperti Ivan Toney. Kita perlu menahan bola di depan, melakukan lebih dari sekadar mengirimkan bola secara sembarangan,” ujar Wright.
Gary Neville sependapat dengan pernyataan tersebut, mengakui bahwa Inggris adalah tim yang disusun untuk menghadapi lawan besar, bukan “tim underdog” yang rela bertahan dan bermain dengan serangan balik.
“Kami benar-benar kesulitan membongkar pertahanan mereka. Mungkin dia harus bermain dengan dua penyerang, Toney dan Kane, setelah jeda,” ungkap Neville.
Inggris memasuki babak kedua di posisi kedua klasemen Grup L, sangat membutuhkan gol dan mungkin perubahan pemain untuk bisa memuncaki grup.