Portugal Harus Puas Jadi Runner-up Grup K, Skuad Cristiano Ronaldo Ditunggu Kroasia
Tribun-video June 28, 2026 03:42 PM

– Tim Nasional Portugal harus puas mengakhiri persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 dengan menyandang status sebagai runner-up Grup K setelah ditahan imbang oleh Kolombia pada laga pamungkas.

Hasil kurang maksimal pada laga terakhir tersebut secara otomatis membuat langkah Selecao das Quinas dipastikan bakal menghadapi jalur terjal dan berat selama mengarungi fase gugur nanti.

Skuad asuhan pelatih Roberto Martinez ini menutup babak penyisihan dengan koleksi lima poin, yang diperoleh dari catatan satu kali kemenangan telak atas Uzbekistan serta dua hasil imbang saat bersua RD Kongo dan Kolombia.

Performa Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan di sepanjang fase grup dinilai masih kurang menggigit, mengingat kedalaman skuad Portugal sebenarnya dipenuhi oleh deretan pemain bintang papan atas seperti Bruno Fernandes hingga Vitinha.

Kondisi bertabur bintang tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi sang peracik strategi untuk menyatukan visi bermain tim tanpa terpecah oleh ego individu.

"Salah satu tugas Roberto Martinez adalah, bagaimana dirinya bisa meredam ego Ronaldo," tutur seorang football enthusiast, Gigih W, dalam tayangan podcast YouTube Super Taktik Tribunnews di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Gigih menambahkan bahwa Martinez memiliki catatan kegagalan masa lalu saat menukangi generasi emas Belgia, sehingga pembuktiannya di skuad Portugal kali ini akan menjadi ujian krusial bagi karier kepelatihannya.

Berbeda nasib dengan Portugal, Timnas Kolombia justru sukses mengamankan predikat sebagai juara Grup K dengan raihan total tujuh poin setelah berhasil menahan gempuran Selecao das Quinas pada Minggu (28/6/2026) pagi WIB.

Keberhasilan keluar sebagai jawara grup memberikan keuntungan besar bagi skuad Los Cafeteros karena mereka dijadwalkan akan bertemu lawan yang relatif lebih enteng, yakni Ghana di babak 32 besar.

Sementara itu bagi Portugal, posisi runner-up memaksa mereka langsung berhadapan dengan runner-up Grup L yang sudah diisi oleh kekuatan besar Eropa, yakni Timnas Kroasia.

Skuad Vatreni dikenal memiliki rekam jejak yang sangat impresif dalam sejarah turnamen empat tahunan ini, setelah sukses keluar sebagai runner-up pada Piala Dunia 2018 di Rusia dan merengkuh peringkat ketiga pada edisi Qatar 2022 lalu.

Meski Portugal mengantongi modal positif berupa catatan tidak pernah kalah dalam dua pertemuan terakhir kontra Kroasia di ajang UEFA Nations League, tantangan mereka tidak berhenti sampai di situ.

Sebab jika Cristiano Ronaldo cs berhasil menumbangkan Kroasia, mereka sudah ditunggu oleh skenario berat lainnya, yaitu potensi bentrok melawan Spanyol di babak 16 besar demi menjaga asa menuju tangga juara.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.