Diawali dengan sejumlah pemain bintang dunia terus bersaing ketat dalam perebutan gelar pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2026, termasuk Lionel Messi, Kylian Mbappe, hingga Erling Haaland.
Selanjutnya Pasuruan United belum puas hanya dengan keberhasilan menembus babak delapan besar Liga 4 Piala Presiden 2026.
Terakhir alasan Kushedya Hari Yudo gabung Persela Lamongan untuk menghadapi kompetisi Championship 2026/2027 atau Liga 2.
Berikut selengkapnya:
Baca juga: Viral Terpopuler: Arti Ritual Injak Kepala Kerbau yang Dijalani Jokowi hingga Daftar Nama 36 Kapolda
Persaingan daftar top skor Piala Dunia 2026 semakin memanas setelah rangkaian laga fase grup resmi berakhir.
Sejumlah pemain bintang dunia terus bersaing ketat dalam perebutan gelar pencetak gol terbanyak, termasuk Lionel Messi, Kylian Mbappe, hingga Erling Haaland.
Dari laga terakhir Grup J, Argentina sukses mengalahkan Yordania dengan skor 3-1, di mana Lionel Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Tambahan satu gol tersebut membuat Messi kini memimpin daftar top skor dengan koleksi enam gol dari tiga pertandingan, sekaligus mencetak rekor konsisten selalu mencetak gol di fase grup.
Sementara itu, Kylian Mbappe dan Erling Haaland harus rela tertahan di angka empat gol.
Mbappe gagal menambah pundi-pundi gol di laga terakhir Prancis, sedangkan Haaland bahkan tidak mendapat kesempatan bermain saat Norwegia menghadapi Prancis.
Meski begitu, persaingan masih jauh dari kata selesai.
Beberapa nama besar masih menempel ketat di belakang Messi, termasuk Ousmane Dembele dari Prancis dan Vinicius Junior dari Brasil yang juga telah mengoleksi empat gol.
Dengan selisih yang masih tipis, perebutan gelar top skor diprediksi akan berlangsung sengit hingga fase berikutnya.
Messi memang sementara unggul, namun para pesaingnya masih memiliki peluang besar untuk mengejar.
Ajang Piala Dunia 2026 pun semakin menarik, bukan hanya soal perebutan gelar juara, tetapi juga adu tajam para penyerang terbaik dunia.
BACA SELENGKAPNYA >>>
Pasuruan United belum puas hanya dengan keberhasilan menembus babak delapan besar Liga 4 Piala Presiden 2026.
Manajemen kini membidik target yang lebih tinggi, yakni promosi ke Liga 3 musim depan.
Presiden Klub Pasuruan United, Bayu Aji Handayanto, mengatakan lolos ke babak delapan besar merupakan hasil kerja keras seluruh elemen tim, mulai pemain, pelatih, ofisial hingga dukungan masyarakat Kabupaten Pasuruan.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa lolos ke babak delapan besar. Ini adalah buah dari kerja keras seluruh pemain, pelatih, ofisial, dan doa serta dukungan masyarakat Pasuruan,” katanya, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari konsistensi permainan yang ditunjukkan Pasuruan United sejak fase grup.
Ia menilai kedalaman skuad yang merata menjadi salah satu faktor penting yang membuat tim mampu menjaga performa saat menghadapi lawan-lawan tangguh.
“Konsistensi permainan dan kedalaman skuad yang merata menjadi modal penting sehingga kami bisa melangkah sampai babak delapan besar,” ujarnya.
Meski demikian, Bayu menegaskan perjalanan Pasuruan United masih jauh dari selesai.
Tantangan yang lebih berat telah menanti di babak delapan besar. Karena itu, seluruh pemain diminta tetap fokus dan tidak terlena dengan hasil yang telah diraih.
“Target kami berikutnya adalah lolos ke semifinal. Dari sana kami ingin merebut satu tiket promosi ke Liga 3 musim depan. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan agar cita-cita ini bisa terwujud,” tegasnya.
Bayu mengungkapkan, promosi ke Liga 3 bukan hanya menjadi kebanggaan bagi klub, tetapi juga akan membuka peluang lahirnya Derby Pasuruan apabila nantinya Pasuruan United bertemu klub asal Pasuruan, yakni Persekabpas Pasuruan.
BACA SELENGKAPNYA >>>
Kushedya Hari Yudo resmi menjadi bagian dari Persela Lamongan untuk menghadapi kompetisi Championship 2026/2027 atau Liga 2.
Penyerang sayap asal Malang itu mengaku memiliki sejumlah alasan hingga akhirnya menerima pinangan Laskar Joko Tingkir.
Menurut Yudo, Persela merupakan salah satu klub besar dan legendaris di sepak bola Indonesia sehingga menjadi kebanggaan tersendiri bisa mengenakan jersey biru kebanggaan Lamongan.
"Persela tim legend dan tim besar di liga Indonesia. Semua sudah tahu seperti apa Persela. Saya sangat bangga bergabung dengan Persela," kata Kushedya Hari Yudo.
Selain faktor sejarah klub, kedekatan jarak antara Lamongan dan kampung halamannya di Malang juga menjadi pertimbangan penting.
Berbeda saat membela PSPS Riau maupun Kendal Tornado FC yang membuatnya harus menempuh perjalanan jauh untuk pulang, kini ia bisa lebih dekat dengan keluarga.
Satu alasan lain, karena adanya senior Yudo di Persela, Hendro Siswanto. Hendro sudah sejak musim lalu menjadi bagian Persela.
Bahkan, pemain berusia 36 tahun itu menjadi kapten tim.
BACA SELENGKAPNYA >>>