Pekan Budaya Merangin Ditutup Dengan Kebersamaan Spektakuler
Heri Prihartono June 28, 2026 06:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO- Event  Akbar Pekan Budaya Merangin 'Jambi Elok Nian' bertajuk 'Merajut Tuah Merawat Marwah Adat Merangin' secara resmi ditutup oleh Bupati Merangin H M Syukur pada Sabtu malam (27/06/2026).

Event Akbar Pekan Budaya Merangin itu sebelumnya telah di buka dengan kegiatan yang super megah dan spektakuler dengan menampilkan berbagai macam kearifan lokal budaya Merangin, mulai dari Tari Budaya Merangin, Fashion Show Batik Merangin, Produk UMKM dan Kerajinan Khas Merangin, serta berbagai tempat Destinasi Objek Wisata yang ada di Merangin.

Pekan Budaya Merangin itu dihadiri sekira ratusan pengunjung dan juga para tamu undangan yang memadati arena Anjungan Rumah Adat Merangin yang terletak di Taman Mini Melayu Kota Jambi.

Kegiatan penutupan Event Akbar Pekan Budaya Merangin itu juga tidak kalah seru, Megah dan Spektakuler, dimulai dari penampilan Tari Kreasi para siswa-siswi berbakat asal Merangin.

Suasana euforia kebersamaan terasa di saat para Camat, Kepala Bagian (Kabag), dan Kepala Bidang (Kabid) berjalan di atas catwalk bersama istri mereka masing-masing. 

Tingkah unik dan canggung para pejabat daerah Merangin itu sontak mengundang gelak tawa renyah serta menghibur seluruh penonton yang hadir.

Aksi jenaka para Pejabat Merangin berjalan di atas catwalk itu bahkan sempat membuat Bupati Merangin H M Syukur, Wabup Merangin H Abdul Khafidh, dan Sekda Zulhifni tak sanggup menahan gelak tawa.

Momen spontan itu sukses telah mencairkan suasana dan melepas seluruh rasa lelah panitia setelah berhari-hari mempersiapkan acara.


Bupati Merangin H M Syukur dalam sambutan dan arahannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, pelaku seni, hingga para pelaku UMKM. 


H M Syukur juga secara khusus mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar besarnya kepada Gubernur Jambi H Al Haris atas inisiasinya untuk menampilkan Seni Budaya Asli Jambi 
yang berasal dari Kabupaten Merangin, sehingga dapat dikenal di Provinsi Jambi maupun Nasional.


"Acara ini bukan sekadar seremonial. Di tengah arus globalisasi yang tidak bisa kita hindari, bukan berarti kita harus meninggalkan jati diri dan budaya yang telah dibangun oleh para leluhur. Tugas kita sekarang adalah meneruskan dan menjaganya," tegas H M Syukur.


H M Syukur juga menekankan bahwa festival kebudayaan yang telah di laksanakan itu memiliki efek domino yang nyata bagi perekonomian daerah, khususnya dalam menghidupkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).


"Tentu acara Jambi Elok Nian ini bukan sekadar nama, tapi memang betul-betul elok nian (bagus sekali)," tambah H M Syukur yang disambut tepuk tangan para hadirin.


Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Merangin, Suherman, melaporkan bahwa event yang berlangsung selama tiga hari (26–28 Juni) itu telah berjalan dengan sukses.


Selain perlombaan dan pentas seni yang melibatkan pelajar hingga masyarakat umum, ajang Festival Budaya itu juga dijadikan sebagai wadah promosi daerah.


"Selain menghadirkan hiburan kebudayaan dan perlombaan, kami juga menyediakan stan khusus untuk menyampaikan informasi Destinasi Objek wisata dan Geopark Merangin kepada pengunjung," tutup Suherman.


(Tribunjambi.com / Frengky Widarta)

Baca juga: Gubenur Al Haris dan Istri Ikuti Fashion Show Festival Budaya Merangin

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.