Kronologi Pria Berparang Ngamuk di SPBU Kendari, Paksa Setop Layanan Berujung Dikejar Pengantre BBM
Sitti Nurmalasari June 28, 2026 06:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Aksi penyerobotan antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Bonggoeya, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berakhir dengan keributan yang memicu keresahan warga, Minggu (28/6/2026).

Seorang pengantre yang tidak terima ditegur sempat mengancam warga lain dengan sebilah parang terhunus.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.00 Wita tersebut, bermula ketika seorang pengendara sepeda motor (dalam penyelidikan) mencoba mendahului antrean dengan menyerobot posisi motor warga lain yang sedang ditinggalkan pemiliknya. 

Tindakan tersebut memicu protes dari pengantre lainnya hingga terjadi cekcok mulut.

Situasi sempat mereda sesaat setelah pelaku meninggalkan lokasi.

Baca juga: Ngamuk Bawa Parang karena Ditegur Serobot Antrean Pertalite di SPBU Kendari, Pria Ini Dicari Polisi

Namun, tak berselang lama, pelaku kembali ke SPBU dengan membawa sebilah parang. 

Sambil berteriak, ia memaksa petugas SPBU untuk segera menghentikan seluruh layanan pengisian BBM bagi kendaraan roda dua.

”Pelaku datang lagi membawa parang dalam kondisi terhunus. Ia meminta aktivitas pengisian BBM dihentikan," ujar Kapolsek Baruga, AKP Hasmil Hamzah.  

"Situasi sempat mencekam karena warga tidak berani mendekat meski sempat berusaha mengamankan pelaku,” jelasnya.

Terdesak oleh massa yang mulai tidak terima dengan ancamannya, pelaku akhirnya memilih mundur dan melarikan diri ke arah Jalan Tunggala, Kecamatan Wua-Wua.

Baca juga: Detik-detik Mencekam Oknum TNI Ngamuk Bawa Parang Sambil Rusak Rumah Warga di Muna, Sudah Diamankan

Kata AKP Hasmil, berdasarkan keterangan petugas SPBU Bonggoeya, sosok pelaku diduga merupakan warga yang berdomisili di sekitar Jalan Tunggala.

Pelaku disinyalir kerap membuat kegaduhan dan melayangkan protes setiap kali melakukan pengisian BBM di lokasi tersebut.

Hingga laporan ini diturunkan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Saat ini, operasional SPBU Bonggoeya telah kembali normal dan situasi dilaporkan aman serta kondusif. 

Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas dan keberadaan pelaku yang melarikan diri.

Baca juga: Detik-detik Jamaah Travel Umrah Ngamuk di Polresta Kendari, Paksa Owner Keluar dari Persembunyian

Jarak SPBU Bonggoeya dengan Markas Polresta Kendari sekira 850 meter (km), waktu tempuh 2 menit berkendara.

Markas polisi ini berada di Jalan DI Panjaitan No 1, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua. (*)

(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.