Tribun Putih Abu Abu Futsal 2026 Dorong Ekosistem Futsal Pelajar Sumatera Selatan
tarso romli June 28, 2026 07:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pertandingan perdana Tribun Putih Abu Abu Futsal atau TPAAF 2026 Seri Gresik mempertemukan SMA Nahdlatul Ulama (NU) 1 Gresik melawan SMAN 1 Kebomas di GOR WEP. Kedua tim langsung beradu taktik, ditemani gemuruh kreativitas dan koreografi dari suporter militan masing-masing sekolah yang memadati tribun.

Suasana itu menggambarkan bahwa TPAAF lebih dari sekadar pertandingan futsal.

Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Gresik, Firman Rengga Saputra, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya TPAAF 2026 di Gresik.

"Pemain-pemain terbaik dari Gresik nantinya akan dibawa ke tingkat nasional untuk mewakili daerah. Ini menjadi kesempatan emas bagi para pelajar untuk menunjukkan kualitas mereka di hadapan tim pencari bakat dan pelatih," ujarnya.

Pernyataan itu menggarisbawahi fungsi TPAAF sebagai ajang pembinaan, bukan hanya pencarian juara.

Baca juga: Belum Dibuka, Tribun Putih Abu Abu Futsal TPAAF 2026 Seri Palembang Sudah Diburu Sekolah

CEO Tribun Network Dahlan Dahi menegaskan bahwa visi TPAAF adalah mengembangkan kompetisi futsal pelajar dari tingkat daerah menuju nasional. 

"Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah pencarian dan pembinaan pemain-pemain terbaik. Mereka nantinya berkesempatan mengikuti pelatihan di Spanyol," ujar Dahlan.

Program pengiriman pemain terbaik ke Spanyol menjadi bukti konkret bahwa TPAAF memiliki jalur pengembangan yang jelas.

Ketua Umum FFI Michael Victor Sianipar menyambut baik program tersebut. "FFI mendukung setiap inisiatif yang memberikan akses pelajar untuk berkembang.

Program ke Spanyol ini menunjukkan bahwa TPAAF serius dalam pembinaan," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa FFI akan terus memantau perkembangan kompetisi ini di seluruh kota.

Palembang menjadi kota berikutnya yang akan menggelar TPAAF 2026.

Ririen Maria Febiola, General Manager Tribun Sumsel sekaligus Project Manager TPAAF Palembang, mengatakan bahwa kebutuhan akan kompetisi futsal pelajar yang profesional di Sumatera Selatan cukup tinggi.

"Selama ini event futsal pelajar di sana masih sporadis. TPAAF hadir dengan standar yang jelas, dari regulasi hingga fasilitas," ujar Ririen.

Ia juga menyebut bahwa TPAAF di Palembang akan menjadi ruang bagi sekolah-sekolah untuk berprestasi dan menunjukkan kebanggaan.

"Ini bukan hanya soal siapa yang menang. Ini tentang bagaimana sekolah dan pelajar merasakan kompetisi yang terorganisir dengan baik," tutur Ririen.

Dahlan Dahi menambahkan bahwa Tribun Network berkomitmen untuk menjaga kualitas di setiap seri.

"Kami tidak ingin ada perbedaan kualitas antara satu kota dengan kota lain. Standar harus sama," tegasnya.

Michael Victor Sianipar berharap dari Palembang bisa muncul talenta-talenta yang berkontribusi bagi futsal Indonesia.

"Sumatera Selatan punya potensi besar. Kami tunggu siapa yang akan menonjol di sana," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.