Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mulai mematangkan program cetak sawah sebagai upaya memperluas lahan pertanian produktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Pembahasan program tersebut berlangsung di Posko CSR Desa Akijaya, Kecamatan Bula Barat, Kabupaten SBT, Minggu (28/6/2026).
Kepala Dinas Pertanian SBT Sofyan Waraiya mengatakan, program cetak sawah merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan daerah.
“Program cetak sawah merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan, memperluas lahan pertanian produktif, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Seram Bagian Timur,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan keterlibatan semua pihak agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya para petani.
Baca juga: Dari 25 Tersangka Tambang Ilegal Gunung Botak, 23 Diantaranya WNA Asal Cina, 11 Orang Buronan
Baca juga: Update! Jadwal KM Nggapulu 30 Juni - 27 Juli 2026: Berlayar ke Bau Bau, Namlea, Ambon, Ternate
“Dukungan dari pemerintah, TNI, penyuluh pertanian hingga kelompok tani sangat diperlukan agar program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap pertemuan tersebut menjadi awal terbangunnya komitmen bersama untuk mengawal pelaksanaan program cetak sawah.
“Mari kita bekerja sama, saling mendukung, dan mengawal program ini sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta berkontribusi terhadap keberhasilan program ketahanan pangan nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Dandim 1502/Masohi Letkol Inf Adi Eka Jaya Saputra menegaskan kesiapan TNI dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian.
Menurutnya, ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan negara sehingga sinergi antarinstansi harus terus diperkuat.
“TNI Angkatan Darat melalui Kodim 1502/Masohi berkomitmen mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian,” jelas Dandim.
Ia mengatakan, Babinsa akan terus mendampingi masyarakat dalam pelaksanaan program tersebut.
“Babinsa akan terus mendampingi masyarakat di lapangan, membantu koordinasi, serta mendorong semangat gotong royong dalam pengembangan lahan pertanian,” katanya.
Pihaknya berharap program cetak sawah dapat berjalan maksimal sehingga mampu meningkatkan produksi pangan dan mendukung swasembada pangan nasional.
“Dengan kerja sama yang baik, saya yakin kita dapat meningkatkan produksi pangan dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” tutupnya.(*)