Laporan Wartawan TribunJatim.com, Madchan Jazuli
TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK – Momen libur sekolah membawa berkah bagi pelaku usaha rental PlayStation (PS) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
Salah satunya dirasakan Ivan Akbar Hafifi, pemilik Rental PS Arjun di Dusun Jajar, Desa Sumbergayam, Kecamatan Durenan, Trenggalek yang mencatat lonjakan jumlah pelanggan dan pendapatan.
Ia mengaku jumlah kunjungan anak-anak usia sekolah meningkat drastis sejak pagi hari.
"Peningkatan pendapatan itu jelas ada, Mas. Biasanya kalau hari-hari biasa atau hari efektif, pendapatan dalam sehari berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu Namun, kalau hari libur seperti sekarang bisa mencapai Rp200.000 sampai Rp250.000 per hari," kata Ivan saat ditemui di tempat usahanya, Minggu (28/6/2026).
Ivan menjelaskan, perbedaan karakteristik pengunjung sangat terlihat antara hari efektif sekolah dan hari libur.
Baca juga: Ada Diskon Libur Sekolah, Penumpang Kereta di Daop 7 Madiun Melonjak Lebih dari 60 Persen
Pada hari efektif, rental PS miliknya cenderung sepi di pagi hari dan baru mulai ramai sejak siang hingga malam hari dengan jumlah pengunjung rata-rata 20 orang.
Sebaliknya, saat musim libur sekolah, anak-anak sudah mulai memadati rentalnya sejak pagi hari.
"Kalau hari libur sekolah, jumlah pengunjung bisa meningkat hingga 30 sampai 40 orang per hari. Mereka bermain dari pagi sampai malam," tambahnya.
Pria berusia 27 tahun ini menceritakan bahwa dirinya mulai merintis kembali usaha rental PS ini sejak tahun 2024.
Baca juga: Baru Seminggu MBG Disetop, Karyawan SPPG di Kota Surabaya Bingung Cari Kerja Sampingan
Saat ini, ia mengoperasikan sebanyak enam unit konsol PlayStation 3 (PS3). Tarif sewa yang dikenakan pun cukup terjangkau untuk kantong pelajar, yakni Rp4.000 per jam.
Untuk jam operasional selama musim liburan, Ivan membuka rentalnya lebih awal.
"Kalau hari libur, kami buka dari pagi sejak pukul 07.00 WIB hingga malam hari. Penutupan jam operasionalnya menyesuaikan kondisi, tetapi maksimal biasanya sampai pukul 24.00 WIB," jelasnya.
Selama mengelola bisnis ini, Ivan tidak menampik adanya suka dan duka.
Duka yang ia rasakan berkaitan dengan waktu istirahat yang berkurang.
Jika biasanya ia bisa tidur pukul 22.00 WIB, kini ia harus terjaga hingga tengah malam demi menunggui usahanya.
Meski demikian, duka tersebut terbayar dengan keuntungan finansial yang ia peroleh.
"Kalau sukanya, ya alhamdulillah bisa mendapatkan tambahan penghasilan yang lumayan dari usaha ini," ulasnya sembari tersenyum.
Sebelum mantap menggeluti bisnis persewaan konsol gim ini, Ivan menceritakan dinamika usahanya.
Ia dulunya sempat membuka rental PS, lalu berganti haluan dengan membuka agen ekspedisi pengiriman paket.
Usai gerai ekspedisi tersebut tutup, ia memilih kembali ke bisnis rental PS karena merasa telah memiliki pengalaman dan pemahaman yang matang di bidang ini.
Ivan pun mengaku sangat optimistis dengan prospek bisnis rental PS di kawasan tersebut. Terlebih lagi, lokasi usahanya berada di lingkungan yang dekat dengan pondok pesantren.
"Saya sangat optimis. Di sini juga lingkungan pondok pesantren, jadi kalau malam Jumat atau hari Jumat, banyak anak-anak pondok yang datang dan bermain di sini," pungkasnya.
Rental milik Ivan sendiri per jam 4 ribu. Selain itu penghobi game juga bisa memesan makanan maupun minuman yang tersedia.
Lokasinya yang tepat di pinggir Jalan Raya Nasional Trenggalek-Tulungagung cukup strategis dan mudah dijangkau. Tak pelak menjadi jujugan pelanggan.