Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Persib Bandung resmi melepas pemain ke delapan dan ke sembilan, Zalnando dan Muhammad Rezaldi Hahenusa.
Dua pemain yang pada musim lalu sempat dipinjamkan ke tim lain itu menyusul 7 pemain yang sudah dilepas terlebih dulu.
Ketujuh pemain itu adalah Layvin Kurzawa, Federico Barba, Sergio Castel, Alfendra Dewangga, Adam Przybek, Robi Darwis dan Zulkifli.
Rezaldi Hehanusa pemain ke delapan yang dilepas, sementara Zalnando pemain ke sembilan.
Rezaldi Hehanusa bergabung dengan Persib di putaran kedua musim 2022/2023. Ia telah mengantarkan Persib meraih gelar juara dua kali berturut-turut, back to back.
Saat Persib meraih gelar juara Super Leageue 2025/2026, yang merupakan ketigakalinya secara berturut-turut, Rezaldi dipinjamkan memperkuat Persik Kediri.
Walau demikian, Rezaldi turut mewarnai salah momen bersejarah dalam perjalanan Persib, bersama Bojan Hodak.
Pada Liga 2023/2024, Rezaldi tampil di 25 laga dengan 1662 menit bermain. Tentunya, ia sangat berkontribusi ketika Persib meraih bintang ketiganya.
Namun setelah itu, pada musim 2024/2025, Rezaldi hanya bermain di satu laga dengan 56 menit bermain, hal tersebut lantaran ia mengalami cedera lutut hingga harus menjalani pengobatan dan pemulihan yang cukup lama.
Baca juga: Rumor Bursa Transfer, Beredar Kabar Persib Bandung Tikung Persija Dapatkan Peralta
Baca juga: Hatur Nuhun Robi Darwis! Resmi Tinggalkan Persib Bandung
Di putaran pertama pada Super League Indonesia 2025/2026 ia juga hanya bermain di satu laga, begitu juga di AFC Champions League Two. Di putaran kedua ia dipinjamkan ke Persik, dan di Persik ia kembali mendapatkan menit bermain.
Setengah musim di Persik, Rezaldi bermain di 7 laga dengan 561enit bermain, dan kini ia resmi dilepas Persib.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengapresiasi dan mengungkapkan rasa terima kasihnya, atas seluruh kontribusi yang telah diberikan Rezaldi selama membela Persib.
"Termasuk perannya dalam menghadirkan prestasi bagi klub," kata Adhitia, Minggu (28/6/2026).
Adhitia mengatakan, terima kasih atas dedikasi, profesionalisme, kerja keras, dan seluruh kontribusi yang telah diberikan selama membela Persib.
"Rezaldi akan selalu menjadi bagian dari perjalanan sejarah klub, khususnya dalam periode penuh prestasi yang kita raih bersama. Semoga sukses dan terus meraih yang terbaik dalam perjalanan karier berikutnya,” kata dia.
Sementara perjalanan enam musim pemain asal Cimahi, Zalnando, bersama Pangeran Biru pun berakhir.
Zalnando pertama kali bergabung dengan PERSIB pada awal Liga 1 2019. Didatangkan dari Sriwijaya FC pada era kepelatihan Miljan Radovi, kehadirannya saat itu diproyeksikan untuk memperkuat sektor kiri pertahanan Pangeran Biru.
Musim debutnya bersama PERSIB memang belum diwarnai menit bermain yang banyak. Pada Liga 1 2019, pemain kelahiran Bandung, 24 Desember 1996 tersebut tampil dalam tujuh pertandingan.
Namun, di tengah persaingan yang ketat, Zalnando terus menunjukkan komitmen, profesionalisme, dan semangat untuk terus berkembang.
Perjalanan kariernya bersama PERSIB pun diwarnai berbagai dinamika. Setelah kompetisi sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, Zalnando justru mampu menunjukkan perkembangan yang signifikan pada Liga 1 2021/2022.
Musim tersebut menjadi salah satu periode terbaiknya bersama Pangeran Biru. Zalnando tampil dalam 21 pertandingan, termasuk 10 kali sebagai starter, serta menyumbangkan dua gol penting. Penampilannya kala itu menjadi bukti kerja keras dan dedikasi yang selama ini ia tunjukkan dalam setiap kesempatan.
Tidak lama berselang, ujian datang. Pada pertengahan musim 2022/2023, Zalnando mengalami cedera serius yang membuatnya harus menepi dalam waktu yang cukup panjang. Meski harus lebih banyak menjalani proses pemulihan, semangat dan komitmennya untuk kembali ke lapangan tidak pernah surut. Ia pun tetap menjadi bagian dari skuad PERSIB yang kemudian mengukir sejarah dengan menjuarai Liga 1 2023/2024.
Setelah menjalani proses pemulihan, PERSIB meminjamkan Zalnando ke PSIS Semarang pada paruh pertama musim 2024/2025 agar ia mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak. Ketika kembali ke Bandung pada pertengahan musim, Zalnando kembali memberikan kontribusi bagi Pangeran Biru dengan tampil dalam 13 pertandingan dan turut menjadi bagian dari skuad yang berhasil mempertahankan gelar juara secara beruntun.
Pada Super League 2025/2026, demi menjaga kontinuitas menit bermain, PERSIB kembali meminjamkan Zalnando, kali ini ke Persita Tangerang, hingga kontraknya berakhir pada pengujung musim.
Selama enam musim berseragam PERSIB, Zalnando telah menjadi bagian dari perjalanan penting klub, termasuk dalam era penuh prestasi yang menghadirkan dua gelar juara beruntun. Dedikasi, kerja keras, dan kesetiaannya akan selalu menjadi bagian dari perjalanan sejarah Pangeran Biru.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan Zalnando selama menjadi bagian dari keluarga besar PERSIB.
"Hatur nuhun, Zalnando, atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama ini. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan dan sejarah PERSIB. Kami mendoakan yang terbaik untuk perjalanan karier selanjutnya. PERSIB akan selalu mencatat nama Zalnando sebagai bagian dari era keemasan klub pada dekade ini," ujar Adhitia. (*)