Lionel Messi mengungkapkan rasa gembiranya setelah kembali menegaskan statusnya sebagai ikon sejati Piala Dunia dengan membawa Timnas Argentina meraih hasil sempurna di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026. Bintang Inter Miami itu tampil dari bangku cadangan untuk membantu timnya menang 3-1 atas Yordania, memastikan sang juara bertahan melaju ke babak gugur dengan kepercayaan diri penuh.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, melakukan rotasi terhadap skuad juara bertahan tersebut. Setelah memastikan tempat di babak 32 besar, Scaloni memutuskan untuk mengistirahatkan beberapa pemain kunci, termasuk Messi. Argentina kini bergabung dengan Meksiko dan Prancis sebagai tiga negara yang berhasil menyelesaikan fase grup Piala Dunia 2026 dengan catatan sempurna. Sementara itu, Yordania yang menjalani debut turnamen mereka, kesulitan menahan kedalaman skuad Argentina sepanjang babak pertama.
Giovani Lo Celso, yang sebelumnya absen pada gelar juara 2022 karena cedera, membuka keunggulan lewat tendangan bebas cerdik yang mengecoh penjaga gawang Yordania. Lautaro Martinez kemudian menggandakan skor melalui titik penalti setelah Marcos Senesi dijatuhkan di dalam kotak penalti yang padat.
Meski memulai laga dari bangku cadangan, Messi hanya membutuhkan waktu singkat untuk kembali menorehkan sejarah. Kapten Argentina itu masuk menggantikan Martinez pada menit ke-60 dan langsung memberikan dampak besar dalam pertandingan yang digelar di Stadion Dallas. Lewat tendangan bebas akurat pada menit ke-80, Messi menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mencetak gol di tujuh pertandingan Piala Dunia secara beruntun—sebuah pencapaian luar biasa yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah turnamen ini.
Setelah peluit panjang dibunyikan, sang pemain veteran menyampaikan rasa bangganya melalui media sosial. Ia menulis kepada para penggemar: “Satu kemenangan lagi untuk menuntaskan fase grup. Kami masih bersama…”
Gol tersebut juga membuat pemain berusia 39 tahun itu memperpanjang rekornya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia, dengan total 19 gol. Catatan ini membuatnya unggul atas legenda-legenda seperti Miroslav Klose dan Kylian Mbappe yang sama-sama mencetak 16 gol, serta ikon Brasil Ronaldo Nazario yang menorehkan 15 gol sepanjang kariernya.
Sementara Messi semakin menjauh di puncak daftar pencetak gol sejarah, persaingan memperebutkan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 juga semakin ketat. Bintang Argentina itu kini memimpin dengan enam gol, unggul dua gol dari penyerang Brasil Vinicius Junior, duo Prancis Ousmane Dembele dan Mbappe, serta penyerang Norwegia Erling Haaland.
Argentina kini menatap jalur yang relatif menguntungkan di babak gugur dalam upaya mempertahankan gelar mereka. Sebagai juara grup, mereka terhindar dari lawan-lawan berat di tahap awal, dengan potensi menghadapi Australia atau Mesir di babak 16 besar. Namun sebelum itu, Argentina terlebih dahulu akan berhadapan dengan Tanjung Verde di babak 32 besar pada 7 Juli mendatang.