Sudah Datangkan 17 Pemain Baru, Semen Padang Ternyata Masih Tunggak Gaji
Lukman Adhi Kurniawan June 29, 2026 01:33 AM

INSTAGRAM/SEMEN PADANG FC ID
Pemain Semen Padang FC melakukan protes setelah dua bulan gajinya belum dibayarkan.

BOLASPORT.COM - Pemain Semen Padang ramai-ramai menuntut gajinya yang masih belum dibayarkan.

Semen Padang musim depan akan bermain di Championship 2026/2027.

Mereka terakhir hanya bisa finis di posisi 17 dan membuat mereka harus turun kasta bersama PSBS Biak dan Persis Solo.

Menariknya, mereka baru saja mengumumkan 17 pemain baru untuk bertarung di kasta kedua.

Selain itu, ada tiga tuntutan di FIFA Registration Ban yang membuat Kabau Sirah tidak bisa mendaftarkan pemain baru sebelum lepas dari hukuman.

Kondisi ini menjadi ironi karena ada ambisi besar bagi mereka untuk segera naik ke kasta tertinggi.

Termasuk dengan menunjuk Nil Maizar agar bisa memiliki waktu untuk mempersiapkan tim dengan maksimal.

Sejauh ini ada tiga pemain yang sudah bersuara terkait masalah ini yakni Samuel Christianson, Irsyad Maulana, dan Ronaldo Kwateh.

Tentunya, masih ada pemain lain yang kompak menuntut haknya di Instagram.

Dalam tuntutannya, mereka menegaskan bahwa sudah menjalankan semua kewajiban sebagai pemain dengan baik.

Termasuk menghormati kontrak yang berakhir pada bulan ini dan sudah sesuai kesepakatan.

"Per tanggal 1 Juni 2026, kontrak kami sebagai pemain Semen Padang FC musim 2025/2026 telah berakhir."

"Kami telah menjalankan seluruh kewajiban kami sebagai pemain profesional hingga kompetisi selesai," tulisnya.

Masih dari unggahan yang sama, ada dua bulan gaji yang sampai saat ini belum mereka terima.

Menurutnya, ini harus segera diselesaikan karena terkait dengan hak pemain.

Tentunya, pihak klub saat ini menjadi sorotan karena lebih mempertimbangkan untuk mencari pemain baru.

"Namun hingga hari ini, masih terdapat lebih dua bulan gaji yang menjadi hak kami dan belum dibayarkan."

"Kami menyampaikan pernyataan ini sebagai bentuk harapan agar pihak klub segera memenuhi kewajibannya," terangnya.

Terakhir, mereka menegaskan bahwa saat sudah berada di lapangan selalu memberikan segalanya.

Harus turun kasta tentu adalah hasil yang tidak mereka harapkan meski sudah berjuang maksimal.

Hak pemain tidak boleh terlupakan karena ini terkait dengan perjanjian awal.

"Kami hanya menuntut hak yang telah kami peroleh melalui kerja keras, dedikasi, dan profesionalisme selama membela tim."

"Hak pemain adalah hak yang harus dipenuhi," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.